Jakarta (ANTARA) - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membukukan ekspor kendaraan sebanyak 164.000 unit sepanjang 2022, atau naik 34 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Untuk ekspornya melejit 164 ribu (unit). Kita naik sekitar 34 persen dibanding tahun lalu," ujar Marketing Director dan Corporate Planning Director PT ADM Sri Agung Handayani di Jakarta, Selasa.

Agung mengatakan ekspor Daihatsu didistribusikan ke 84 negara, dengan 50 persen di antaranya ke Filipina, Arab Saudi, dan Jepang. Sedangkan, sisanya tersebar ke 81 negara lainnya.

Adapun model yang paling banyak diekspor adalah mobil segmen sport utility vehicle (SUV) dengan prosentase sebesar 65,5 persen.

"Di tren global sepertinya SUV naik. Lalu segmen hatchback 16,7 persen dan pick up low di 17,6 persen. Itu ekspor kita," kata Agung.

Sementara itu, produksi Daihatsu untuk pasar domestik sebanyak 398.000 unit, atau naik 19 persen dari tahun sebelumnya. Dengan demikian, PT ADM mencatatkan total produksi sebanyak 562.000 unit kendaraan sepanjang 2022.

"ADM Tahun 2022 menutup dengan total produksi 562 ribu unit. Angkanya cukup fantastis karena kita satu-satunya manufaktur yang menggunakan utilisasi kapasitas di atas kapasitas yang ada yaitu 530 ribu," ucap Agung.

Baca juga: Daihatsu tutup 2022 dengan kenaikan penjualan 24,9 persen

Baca juga: Penjualan Daihatsu Januari - November 2022 capai 172 ribu unit

Baca juga: Daihatsu tantang modifikator dari Indonesia dan Malaysia di DDeC 2022
Pewarta:
Editor: Satyagraha
Copyright © ANTARA 2023