Jakarta (ANTARA) - Tesla telah mengajukan permohonan untuk memperluas pabrik giga di Texas dengan investasi sebesar 775,7 juta dollar AS (Rp12 triliun), pengajuan pemerintah menunjukkan hal tersebut.

Tesla berencana untuk menambah lima fasilitas baru di pabriknya di Austin, termasuk laboratorium uji sel dan unit bernama "Cathode", menurut pengajuan perusahaan di situs web departemen lisensi negara bagian Texas pada Senin dan Selasa.

Tesla tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Baca juga: Lebih dari setengah mobil Tesla yang dijual 2022 dibuat di Shanghai

Ekspansi Austin terjadi beberapa hari setelah Reuters melaporkan bahwa Tesla mempromosikan kepala perusahaannya di China, Tom Zhu, untuk mengawasi langsung pabrik perakitan pembuat mobil tersebut di AS serta operasi penjualan di Amerika Utara dan Eropa.

Pembuat mobil ini menghadapi hambatan produksi dan logistik yang didorong oleh COVID-19 di hub utamanya di Shanghai, ditambah dengan meningkatnya kekhawatiran akan permintaan.

Pengiriman kuartal keempat Tesla jauh dari perkiraan pasar. Perusahaan juga menjalankan jadwal pengurangan produksi di pabrik Shanghai hingga Januari, memperpanjang pengurangan produksi yang dimulai pada Desember, Reuters melaporkan.

Tesla juga memiliki pabrik giga di Nevada, dan fasilitas produksi di Fremont, California. Demikian disiarkan Reuters, Rabu.

Baca juga: Penjualan kendaraan penumpang China naik pada Desember 2022

Baca juga: Beli Tesla Model Y di China bisa inden lebih lama

Baca juga: Tesla tawarkan diskon di Singapura untuk kendaraan listrik inventaris
Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2023