Banyuwangi (ANTARA) - Sales and Network Director MG Motors Indonesia Rendi Radito mengatakan salah satu tantangan terbesar industri otomotif dan perusahaan adalah ketersediaan (supply) kendaraan yang terlambat, dipengaruhi oleh kelangkaan semikonduktor (chip) global.

Baca juga: MG Indonesia umumkan harga New MG ZS, mulai Rp269,8 juta

“Banyak tantangan di 2022. Salah satunya mengenai supply. Pada 2021 terjadi masalah supply chip. Tinggal di tiap merek pulihnya berbeda-beda. Namun, dinamika ini belum sembuh pulih di 2022. Ada beberapa tipe favorit pelanggan yang baru bisa improve di Q3 akhir untuk mendapatkan supply dan memenuhi inden customer,” kata Rendi di Banyuwangi, pada Rabu (7/12) malam.

Salah satu segmen yang terdampak adalah segmen kendaraan utilitas sport (SUV) kompak. Ia tak menampik bahwa isu kelangkaan semikonduktor ini akhirnya mempengaruhi lamanya pelanggan untuk menantikan mobilnya tiba.

“Karena ada supply challenge di sana, maka saat itu belum bisa memenuhi kebutuhan customer. Ada yg menunggu 4 hingga 5 bulan lebih,” ungkap Rendi.

“Ada SPK yang hilang, karena SUV B adalah segmen paling gemuk dan kompetisinya sengit. Maka, itu hal yang bisa dimengerti dan membuat kita fokus untuk memberikan improvement terbaik untuk itu,” ujarnya menambahkan.

Ditanya soal prospek di tahun 2023, Rendi mengaku optimistis penjualan pada tahun depan akan mencatatkan angka positif, meskipun banyak tantangan dan isu ekonomi yang menanti.

Baca juga: MG perkenalkan ZS EV untuk pasar Indonesia

“Di 2023 ada kekhawatiran pasar otomotif melambat. Ada banyak ketakutan dan hal yang uncertain. Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih positif, di atas 5 persen, dan prediksi melambat tidak (terjadi). Ada recovery yang baik (di pasar Indonesia),” kata Rendi.

Lebih lanjut, hal itu juga didukung oleh data penjualan wholesales (dari pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Penjualan wholesales mobil nasional telah mencapai 758.216 unit hingga kuartal ketiga tahun 2022. Di bulan September 2022, penjualan wholesales mobil nasional mencapai 99.986 unit, lebih tinggi dari bulan Agustus (96.956 unit).

“Gaikindo sendiri menyatakan optimistis bahwa di tahun depan (penjualan mobil nasional) akan mengalami pertumbuhan positif,” ujar Rendi.

“Ada faktor-faktor yang jelas, sehingga MG menanggapi 2023 sebagai tahun yang prospektif,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, MG Motors juga menyiapkan sejumlah jajaran produk terbaru di tahun depan, termasuk kendaraan segmen SUV dan kendaraan listrik (EV).

Selain itu, pihaknya juga akan meningkatkan jaringan dan pelayanan pelanggan. Salah satunya adalah dengan menghadirkan 4S Dealer.

“Fokusnya adalah meningkatkan kualitas pelayanan 4S Dealer, yang mencakup sales, service, sparepart dan style. Kami juga menyediakan layanan purnajual, MG Care, bersama servis lainnya,” kata dia.


Baca juga: New MG ZS EV beri sensasi berkendara jarak jauh dengan mobil listrik

Baca juga: Yakin dengan pasar Surabaya, MG ikut partisipasi di GIIAS Surabaya

Baca juga: Road trip dengan New MG ZS ke Bandung bisa kunjungi empat spot ini

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2022