Jakarta (ANTARA News) - Sepak terjang Audi di Indonesia rupanya masih kalah dari dua rivalnya yang juga berasal dari Jerman, Mercedes Benz dan BMW. Hal itu mendorong Audi untuk berkonsentrasi di brand image.

Imelda Muhidin, General Manager PT. Garuda Mataram Motor (GMM) mengatakan saat ini Audi berada di peringkat ketiga untuk penjualan mobil premium. Mercedes Benz bertengger di peringkat pertama dengan 60 persen, sedangkan BMW berada di belakang Mercedes Benz.

GMM selaku distributor tunggal Audi di Indonesia menargetkan penjualan mobil premium Audi sebanyak dua kali lipat dari pada tahun sebelumnya yaitu dari 200 unit menjadi 400 unit.

Langkah yang diambil Audi adalah dengan berkonsentrasi pada brand image.

"Kita konsentrasi dengan brand building di Indonesia," kata Imelda, di sela-sela media gathering yang diadakan di Audi Lounge, Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (20/1).

Audi menjadi sponsor Java Jazz Festival, Fashion Nation dan World Economic Forum yang akan diadakan di Indonesia, semua itu dilakukan untuk membentuk image Audi.

Audi akan menerapkan prinsip "delighting the customers," artinya setiap konsumen akan mendapatkan produk terbaik dengan teknologi advance dan pengalaman berkendara serta pelayanan pascapenjualan yang melebihi ekspektasi konsumen.

"Delighting Audi customer berarti memberikan lebih dari yang diharapkan seorang customer. Ini merupakan komitmen dari Audi AG dan Garuda Mataram Motor. Ini tak lepas juga mencakup di bidang aftersales," kata Adhy Setiadhy, Head of Aftersales Department PT Garuda Mataram Motor.

Pada tahun ini Audi juga menambah dua bengkel barunya yang terletak di Puri Indah, Jakarta Barat dan di Bintaro.

Sementara itu, penjualan Audi di dunia juga mengalami pertumbuhan sebesar 15% tahun lalu dengan penjualan sebanyak 1.092.400 unit. Di China, penjualan Audi mencapai 227.938 unit. Penjualan Audi di Amerika Serikat menembus angka di atas 100.000 unit. Untuk kawasan Eropa Barat dan Timur mencapai 643.300 unit. Adapun di Asia Pasifik penjualannya mencapai 276.200 unit.
(ENY/A038/BRT)
Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2011