Tokyo (ANTARA News) - Toyota Motor Jepang pada Selasa mengatakan pihaknya tidak akan melakukan penarikan kembali (recall) terhadap 650 ribu model prius yang mengalami cacat pada pompa mesin pendingin. Sebagai gantinya, perusahaan akan melakukan perbaikan gratis terhadap semua model yang mengalami cacat tersebut.

"Ini adalah `kampanye kepuasan pelanggan,` yang merupakan tindakan sukarela perusahaan tak serupa penarikan yang terikat secara hukum," kata juru bicara Toyota Paul Nolasco.

Pembuat mobil terbesar dunia mengatakan akan "sukarela" mengganti pompa pengontrol suhu sistem mesin hybrid, yang dapat menyebabkan terlalu panas jika tidak bekerja dengan benar.

Namun, perusahaan mengatakan bahwa kesalahan itu tidak akan mencegah mobil dari berjalan.

"Bahkan jika terlalu panas terjadi, itu tidak akan menghentikan kendaraan tapi akan menghasilkan daya yang rendah," katanya, menambahkan tidak ada laporan kecelakaan sebagai akibat dari masalah ini.

Aksi ini mencakup model 2004-2007 dan termasuk sekitar 390.000 unit di Amerika Utara dan 180.000 unit di Jepang. Pemilik diundang untuk menyerahkan kendaraan untuk perbaikan, kata perusahaan seperti dilaporkan AFP.

Pengumuman terbaru muncul karena pembuat mobil bekerja untuk membangun kembali sebuah citra yang terganggu oleh sekitar 12 juta penarikan terkait masalah keselamatan dalam satu tahun terakhir atas akselerasi tidak disengaja, mesin, kemudi dan masalah rem.

Toyota telah menjual lebih dari dua juta kendaraan Prius bensin-listrik di seluruh dunia sejak peluncuran versi pertama pada 1997.
(A026/B010)
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2010