Jakarta (ANTARA) - CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengatakan bahwa penerus kejayaan dari Lamborghini Aventador akan menampilkan mesin yang serba baru.

Dalah urusan ini, sudah lama diketahui bahwa Aventador akan menjadi supercar bertenaga V12 terakhir yang diproduksi oleh Lamborghini tanpa teknologi elektrifikasi.

Lamborghini sebelumnya banyak berspekulasi bahwa supercar yang baru ini akan hadir dengan powertrain hybrid yang mirip dengan Sian edisi terbatas tetapi selama wawancara baru-baru ini dengan Autoblog, Winkelmann mengungkapkan bahwa ini tidak akan terjadi.

Baca juga: Ditawar 9,2 miliar dolar, Lamborghini tak dijual Audi

Menurut Winkelmann, Lamborghini telah mengeluarkan semua tenaga yang dapat dihasilkan dari V12 6,5 liter saat ini dan penerus Aventador akan memiliki V12 baru.

Dia mengatakan masih terlalu dini untuk mengungkapkan detil seperti penggantian mesin, tetapi dia mengatakan kepada publikasi bahwa itu bukan sesuatu yang pernah kita lihat sebelumnya.

"Teknologinya berbeda, ini mesin yang benar-benar baru, drivetrain yang benar-benar baru, baterai baru, semuanya benar-benar baru. Tidak ada yang keluar dari Sián atau dari Aventador di flagship berikutnya," katanya dikutip dari CarsCoops, Senin.

Supercar baru ini akan tetap mempertahankan fitur-fitur seperti penggerak semua roda dan kemudi empat roda, seperti Aventador. Supercar ini juga akan menggunakan serat karbon secara ekstensif dalam konstruksinya untuk mengurangi berat.

Lamborghini mengirimkan Aventador dalam gaya dengan edisi Ultimae, yang dibatasi hanya 600 contoh di seluruh dunia.

Baca juga: Lamborghini hadirkan teaser model baru yang akan diluncurkan 7 Juli

Baca juga: Bandara Bologna hadirkan Lamborghini Huracan Evo untuk sambut tamu

Pewarta: KR-CHA
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2021