Jakarta (ANTARA) - Grup otomotif Volkswagen memutuskan untuk memperpanjang masa henti produksi di pabrik Jerman hingga lima hari kerja.

Keputusan itu diambil karena masalah rantai pasokan komponen yang terhambat corona dan penurunan permintaan.

Sebagai informasi, pabrik yang terdampak adalah Dresden, Emden, Osnabrück, Wolfsburg dan Zwickau serta pabrik kendaraan komersial di Hannover, pabrik komponen di Brunswick, Kassel, Salzgitter, Chemnitz dan Hannover.

Perusahaan juga akan menggandakan perlindungan karyawan apabila pabrik itu kembali beroperasi.

Baca juga: Penyebaran corona meluas, VW hentikan produksi pabrik-pabrik Eropa

Baca juga: VW berencana manfaatkan baterai mobil listrik yang pernah digunakan


Anggota Dewan Manajemen Volkswagen yang bertanggung jawab Produksi dan Logistik, Andreas Tostmann, mengatakan kesehatan karyawan adalah prioritas tertinggi.

"Kami membuat kemajuan yang baik dengan langkah-langkah yang sangat komprehensif untuk peningkatan produksi secara bertahap. Ini juga termasuk langkah-langkah tambahan terkait kebersihan dan jarak antara karyawan di jalur produksi," kata Andreas Tostman dalam laman resmi Volkswagen, Kamis.

Menurut laporan Reuters, Kamis, pembuat mobil Jerman di AS memulai penghentian produksi di pabrik perakitan pada 21 Maret. 

Penjualan VW di AS anjlok 42 persen pada Maret.

Sebagaimana diketahui, penjualan merek Volkswagen di Amerika Serikat pada bulan Maret menurun drastis hingga 42 persen.

Baca juga: VW impor peralatan medis China senilai 40 juta euro untuk Jerman

Baca juga: VW harapkan pasar otomotif segera pulih pada musim panas

Baca juga: CEO VW: Penutupan pabrik karena corona berlangsung lama

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2020