Jakarta (ANTARA) - Kendaraan yang dinamai "Cruise Origin" itu dikembangkan bersama Honda Motor, yang mengambil saham minoritas di Cruise pada 2018.

Chief Executive Officer Cruise, Dan Ammann, dikutip dari Reuters, Rabu, mengatakan kendaraan berbentuk kotak dengan pintu geser tersebut akan digunakan untuk layanan ride-hailing milik Cruise.

Namun, Ammann tidak mengatakan kapan layanan baru, yang akan bersaing dengan Lyft dan Uber, tersebut akan diluncurkan.

Baca juga: Begini cara kerja fitur parkir otomatis BMW 530i M Sport

Baca juga: Pemerintah Jepang uji coba mobil swakemudi sebelum Olimpiade 2020


Cruise masih membutuhkan izin dari regulator AS untuk mengoperasikan kendaraan tanpa kendali manusia.

Sebelumnya, Cruise membatalkan rencana peluncuran layanan robotaxi pada akhir 2019.

Sementara para pembuat mobil di seluruh dunia berlomba untuk mengembangkan teknologi swakemudi, teknologi tersebut belum mendapatkan penerimaan konsumen secara luas.

Kecelakaan baru-baru ini yang melibatkan kendaraan swakemudi menimbulkan keraguan dari konsumen tentang kesiapannya untuk ada di jalan umum.

Baca juga: Mobil terkoneksi internet jadi target peretasan

Baca juga: Tahun ini, mengendarai mobil Honda bisa sambil baca dan nonton TV

Baca juga: Sony percepat uji coba mobil swakemudi

Pewarta: A086
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2020