Jakarta (ANTARA) - Renault dan Waymo berinisiatif untuk mengeksplorasi pengaturan layanan mobilitas otonom dari bandara Charles de Gaulle di Paris menuju La Defense dan sebaliknya.

Proyek ini adalah bagian dari komitmen Renault untuk menawarkan solusi inovatif yang dapat diakses untuk memerangi kemacetan perkotaan. Dalam hal ini, pemerintah Perancis juga berkomitmen untuk mengembangkan kendaraan otonom sebagai upaya untuk menjadikan negara tersebut terkemuka.

“Layanan mobilitas otonom antara Roissy (CHD) dan La Defense ini akan berperan penting dalam menunjang mobilitas penduduk, serta daya tarik turis internasional di wilayah kami. Pemerintah menginvestasikan sekitar 100 juta euro untuk mengembangkan infrastruktur di mana kendaraan otonom akan beroperasi,” kata Kepala Mobilitas Wilayah untuk Paris, Valerie Pecresse dikutip dari CarsCoops, Kamis.

"Saya berharap bahwa kita akan dapat membawa proyek ini untuk menyukseskan Olimpiade Paris," tambahnya.

Sebagai informasi tambahan, Paris akan menjadi tuan rumah Summer Olympics 2024, yang rencananya akan berlangsung dari 26 Juli hingga 11 Agustus 2024. Ini merupakan kali ketiga Perancis menjadi tuan rumah untuk Summer Olympics 2024. 

Dalam waktu dekat Renault dan Nissan juga ingin mengembangkan layanan robotaxi pada tahun 2022. Layanan tersebut dapat menggunakan konsep EZ-GO, yang dapat dioperasikan oleh perusahaan swasta menurut Renault.

Sementara Waymo, akan bekerja sama dengan Grup Renault untuk mengembangkan sistem kemudi mandiri untuk berbagai kendaraan otonom.

Baca juga: Waymo bawa kendaraan otonom ke LA untuk uji coba
Baca juga: Berambisi ke pasar global, Waymo gandeng Nissan dan Renault
Baca juga: Pemerintah Jepang uji coba mobil swakemudi sebelum Olimpiade 2020

Pewarta: KR-CHA
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2019