Jakarta (ANTARA) - Brand otomotif Swedia, yang sekarang dimiliki perusahaan China Geely, Volvo, menjalin kemitraan dengan korporasi pengembang teknologi swakemudi Waymo.

Waymo menjadi mitra ekskusif teknologi swakemudi Level 4 untuk Volvo Car Group, kata Volvo dalam pernyataan resmi dikutip Sabtu.

Pertama-tama Volvo akan bekerja bersama dengan niat untuk mengintegrasikan teknologi self-driving sepenuhnya Waymo--Driver Waymo--ke dalam platform kendaraan listrik Volvo.

“Kendaraan yang sepenuhnya otonom memiliki potensi untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya ke tingkat yang sebelumnya tidak terlihat dan untuk merevolusi cara orang hidup, bekerja dan bepergian,” kata Henrik Green, kepala teknologi di Volvo Car Group.

“Kemitraan global kami dengan Waymo membuka peluang bisnis baru dan menarik bagi Volvo Cars, Polestar dan Lynk & Co.”

"Kemitraan kunci dengan Volvo Car Group ini membantu membuka jalan menuju penyebaran Driver Waymo di luar negeri di tahun-tahun mendatang, dan merupakan tonggak penting dalam industri kendaraan otonom yang sangat kompetitif," kata kepala divisi otomotif Waymo, Adam Frost.

“Volvo Car Group membagikan visi kami untuk menciptakan masa depan yang otonom di mana jalan lebih aman, dan transportasi lebih mudah diakses dan lebih hijau. Kami sangat senang menyambut Volvo Car Group sebagai mitra otomotif terbaru kami."


Baca juga: Volvo-Waymo bersatu kembangkan mobil swakemudi

Baca juga: Volvo akan berinvestasi untuk layanan purna jual Korsel

Baca juga: Gara-gara corona, Volvo tidak bayar deviden pemegang saham

Pewarta: S026
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2020