Jakarta (ANTARA) - Model hibrida plug-in dari Volkswagen (VW), Passat GTE, kini menggunakan baterai dengan kapasitas yang ditingkatkan, yakni dapat menjangkau 56 kilometer.

Volkswagen Passat GTE mendapat pembaruan dengan baterai EV lithium-ion berkapasitan lebih besar,  dari yang sebelumnya 9,9 kWh kini  menjadi 13kWh.

Jarak jelajahnya pun bertambah menjadi 56 kilometer untuk model sedan dan 54 km di model wagon.

Laman Car Advice menyebut bahwa kapasitas baterai EV itu naik hingga 40 persen. Volkswagen mengklaim Passat GTE mampu menyelesaikan sebagian besar perjalanan di kota-kota besar Eropa tanpa emisi knalpot.

Kendaraan listrik itu tetap menggunakan drivetrain yang sama dengan mesin bensin 1.4 liter turbo 115kW dan motor listrik 85kW yang dengan  transmisi kopling ganda enam kecepatan. Kedua motor bekerja bersama, penggerak roda depan Passat GTE memiliki output sistem total daya 160kW, dan torsi 400Nm.

Volkswagen telah mengurangi jumlah mode berkendara yang dapat dipilih dari lima menjadi tiga, EV listrik murni, GTE dengan bensin dan motor listrik yang beroperasi secara bersamaan, dan hibrida.

Baca juga: Arsitek legendaris VW Ferdinand Piech meninggal dunia

Baca juga: Volkswagen tidak tertarik beli saham Tesla

Baca juga: Curangi uji emisi, Volkswagen terancam denda dan pidana di Korsel

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019