Must Read

Kamis, 02/10/2014

Penggerak mobil listrik diproduksi BUMN PT Len Industri

Rabu, 15 Agustus 2012 19:30 WIB | 6.880 Views
Penggerak mobil listrik diproduksi BUMN PT Len Industri
Mobil listrik Pindad Electric Vehicle (Piev) di RITech Expo awal bulan ini di Bandung (ANTARA/Dewanti Lestari)
Jakarta (ANTARA News) - PT Len Industri (Persero) menangani sistem propulsi dalam pengembangan kandungan lokal mobil listrik.

Direktur Utama Len Wahyuddin Bagenda di Jakarta, Selasa, perseroan memiliki divisi produksi dan telah mempersiapkan organisasi divisi itu sejak tiga tahun lalu untuk mengembangkan energi terbarukan.

Pendukungan yang meliputi inverter, "DC chopper", "battery charger", dan "battery management system" untuk pengembangan mobil listrik sejalan dengan fokus perseroan dalam pengembangan energi terbarukan, yakni penguasaan teknologi "pulse width modulation" (PEM).

"Energi terbarukan ini menggunakan prosesor DSP yang merupakan `basic technology` energi terbarukan dalam bisnis tersebut," kata Wahyuddin dalam pesan singkatnya.

Ia menambahkan Len juga memiliki kemampuan memproduksi lokal untuk komponen utamanya dalam bisnis energi tersebut, yakni transformator serta fasilitas ruangan produksi yang sangat memadai untuk perakitan dan uji coba.

"Kami juga mempunyai jaringan sinergis antar BUMN berupa beberapa MoU kerja sama pengembangan dan produksi dalam bisnis energi tersebut," ungkapnya.

Sistem propulsi motor listrik merupakan sistem penggerak pada kereta yang menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama. Ada dua tipe motor listrik yang digunakan yaitu motor AC dan motor DC.

Selain PT Len, PT Pindad (Persero) dipercaya untuk mendukung pembuatan motor penggerak mobil listrik, yakni motor "permanent magnet" dengan spesifikasi "brushless DC motor" 25 kilowatt, tegangan 400 volt, dengan putaran maksimal 500 rpm.

Pindad  menargetkan efisiensi motor penggerak mobil listrik ini 95 persen dengan berat motor sekitar 18 kilogram. Magnet yang digunakan NdFeB 45H, didukung oleh kelas isolasi F.

Pengembangan motor dan mobil listrik ini melibatkan lima perusahaan, yaitu PT Len Industri, PT Pindad Persero, PT Nipress Tbk, PT Hikari Solusindo Sukses, dan PT Respati Information Technology.

(KR-SSB)

COPYRIGHT © 2012

Galeri Foto Terkait
Nilai penjualan produk Autovision selama Indonesia International Motor Show 2014 mencapai Rp100 juta, meningkat dua kali lipat dibandingkan event serupa tahun lalu. "Selama ...
» Selanjutnya
Pertamina Vi-Gas adalah merek dagang PT Pertamina untuk bahan bakar LGV (Liquefied Gas for Vehicle) yang diformulasikan untuk kendaraan bermotor yang terdiri dari campuran ...
» Selanjutnya
All-New Nissan X-Trail laku 557 unit selama Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 yang berlangsung pada 18-28 September 2014 di Jakarta.Siaran pers PT. Nissan Motor ...
» Selanjutnya
Distributor resmi kendaraan Audi di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor, berhasil menjual 60 unit mobil Audi selama ajang Indonesia International Motor Show 2014.Dengan angka ...
» Selanjutnya
Baca Juga
Back to top