Jakarta (ANTARA News) - Fiat Chrysler  berencana membangun SUV Jeep Grand Cherokee di pabrik -- yang telah berhenti beroperasi, tetapi siap untuk dihidupkan kembali -- di Detroit, pada 2020 mendatang, menurut empat orang sumber yang mengetahui hal tersebut kepada Reuters, Kamis (6/12).

Berita tentang pabrik baru Fiat Chrysler itu bocor pada hari yang sama ketika Chief Executive General Motors (GM), Mary Barra sedang menyelesaikan kunjungan dua hari di Washington bersama dengan anggota parlemen yang marah atas rencana GM menutup lima pabrik perakitan di Amerika Utara pada tahun depan dan memangkas hingga 15.000 pekerja karena permintaan yang lemah untuk sedan dan mobil kecil di pasar Amerika Serikat.

Dilansir Reuters, Jumat, Fiat Chrysler berencana menghidupkan kembali Mack Avenue Engine II, sebuah pabrik yang telah berhenti sejak 2012, dan akan menjadi pabrik perakitan kendaraan untuk menyediakan kapasitas tambahan memproduksi Grand Cherokee yang didesain ulang, termasuk versi tiga baris terbaru, kata sumber yang identitasnya dirahasiakan.

Fiat Chrysler menolak berkomentar terkait hal tersebut.

Fiat Chrysler, yang menghentikan produksi sedan di pasar Amerika Serikat, memproduksi Grand Cherokee dua baris di pabrik yang terletak di Jefferson North, dan mereka membutuhkan kapasitas tambahan.

Langkah ini dapat menambah setidaknya 100 hingga 400 lapangan pekerjaan di kota itu, menurut Detroit News, yang sebelumnya melaporkan rencana Fiat. Namun, sumber mengatakan kepada Reuters jumlah lapangan kerja yang tersedia akan jauh lebih besar lagi.

Kabar mengenai rencana Fiat Chrysler ini dapat memberi tekanan pada GM.

GM mendapat kecaman keras dari anggota parlemen Demokrat dan Republik serta Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait rencana mereka. Banyak pihak yang mendesak agar GM mengurungkan rencana tersebut.

Pekan lalu, Trump menuntut GM agar menambah produk baru di pabrik di Ohio, serta mengancam akan memotong subsidi untuk kendaraan listrik.

Trump telah berulang kali memuji Fiat Chrysler karena mengumumkan akan memindahkan produksi truk dari Meksiko ke Amerika Serikat. Gedung Putih belum mengomentari rencana Fiat Chrysler pada hari Kamis.

Baca juga: Fiat Chrysler habiskan 5 miliar euro untuk mobil model baru

Baca juga: Fiat Chrysler bersiap untuk memproduksi plug-in hybrid Jeep Renegade

Penerjemah: Fathur Rochman
Copyright © ANTARA 2018