Washington (ANTARA News) - Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) mengatakan pada Kamis (7/6) bahwa pengemudi Tesla yang memakai fitur "autopilot" dalam kecelakaan fatal di California, Maret lalu, tidak menempatkan tangannya di setir kemudi selama enam detik sebelum kecelakaan terjadi.

Mobil Tesla Model X bertabrakan dengan pembatas jalan tol di dekat kota Mountain View, California, pada 23 Maret lalu. Mobil itu terbakar sebelum dihantam oleh dua mobil lainnya.

NTSB mengatakan pada laporan awal bahwa pengemudi telah diberi dua kali peringatan visual dan satu peringatan suara untuk menempatkan tangannya di atas setir dalam perjalanan.

Laporan juga mengatakan bahwa mobil listrik itu melaju dari 99 km per jam hingga 114 km per jam dalam tiga detik sebelum kecelakaan itu.

Lima hari setelah kecelakaan, baterai mobil bertegangan tinggi itu menyala kembali dan mengeluarkan api sebelum ditangani petugas pemadam kebakaran setempat, demikian Reuters.

Baca juga: Sistem autopilot terlibat dalam kecelakaan fatal Tesla

Penerjemah:
Copyright © ANTARA 2018