Tesla ungkap rencana merakit mobil di Shanghai

Kamis, 7 Juni 2018 13:34 WIB
Tesla ungkap rencana merakit mobil di Shanghai
Tesla Model S dipajang di Indonesia International Motor Show (IIMS) di JI Expo Kemayoran (ANTARA News/Gilang Galiartha)
San Francisco (ANTARA News) - Tesla mengungkapkan kepada pemegang sahamnya bahwa mereka akan bekerjasama dengan pejabat di China untuk membangun mobil listrik dan komponen baterai di Shanghai.

Kepala penjualan Tesla, Robin Ren, mengungkapkan bahwa lokasi yang direncanakan itu merupakan pabrik "Gigafactory" kedua, sedangkan pimpinan Tesla Elon Musk ikut menjawab sejumlah pertanyaan pada pertemuan pemegang saham tahunan itu.

"Kami sangat bersemangat untuk membangun Gigafactory pertama di luar AS di China, khususnya di Shanghai," kata Ren dilansir AFP, Rabu (6/6) waktu setempat.

Dia menambahkan, pembicaraan dengan pemerintah di China merupakan hal "sangat hebat" dan akan lebih banyak rincian tentang pabrik Shanghai yang diumumkan dengan "segera."

Baca juga: Tesla rekrut pembuat Snapchat sebagai pimpinan teknik baru

Bagi Tesla yang memproduksi kendaraan harga terjangkau, "akan menjadi penting untuk melokalisasi produksi, setidaknya di tingkat benua," kata Musk.

Setelah menentukan pabriknya di Asia, Tesla akan menentukan lokasi Gigafactory di Eropa pada akhir tahun ini, menurut pimpinannya, yang menambahkan bahwa perusahaan akan memiliki 10 hingga 12 pabrik di seluruh dunia.

Gigafactories akan memproduksi baterai dan mobil di pabrik itu, kata Musk. Tesla Gigafactory di Nevada, juga membuat baterai untuk mobil yang dirakit di California Utara, demikian AFP.

Baca juga: Ingin saingi Tesla, Maserati gandeng Ferrari dalam proyek mobil listrik

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © 2018

Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akan menyediakan lebih dari 62.000 unit kendaraan swakemudi kepada perusahaan teknologi Alphabet Inc. Puluhan ribu mobil ...
Kia Motors Corp akan menarik (recall) lebih dari 507.000 kendaraan di Amerika Serikat (AS) atas masalah sistem kelistrikan yang menyebabkan kantung udara ...
Para penjual mobil bekas diyakini akan merasakan keuntungan dari trend meningkatnya minat masyarakat terhadap mobil-mobil segmen sport utility vehicle (SUV) ...
Perusahaan teknologi mobilitas swakemudi, Alphabet Waymo, berencana membawa layanan Robo Taxi ke Eropa setelah layanan itu diluncurkan di Amerika Serikat pada ...
Toyota Motor Corp pada Kamis (24/5) mengumumkan rencana untuk mendirikan fasilitas perakitan komponen kendaraan berbahan bakar hidrogen guna meningkatkan ...