Berlin (ANTARA News) - Pabrikan otomotif Jerman, Volkswagen, menyiapkan dana sebesar 20 miliar euro kepada mitra bisnisnya sebagai pemasok baterai dan teknologi terkait mobil listrik pada proyek yang akan dijalankan di Eropa dan China.

Pembuat mobil terbesar Eropa itu mengatakan pada hari ini bahwa pihaknya akan memperluas produksi mobil listrik ke 16 pabrik di seluruh dunia hingga akhir 2022.

VW mematok target untuk meluncurkan 80 mobil listrik dari seluruh merek yang termasuk dalam grup mereka hingga 2025, serta menyediakan versi listrik pada 300 model kendaraan grup VW pada 2030.

"Kami telah berusaha dengan sangat kuat untuk mencapai sesuatu dalam beberapa bulan terakhir untuk mengimplementasikan roadmap E dengan cepat dan tegas," Chief Executive Matthias Mueller dilansir Reuters, Selasa.

Baca: VW Golf generasi ke-8 mulai diproduksi tahun depan

Pada tahun lalu, VW mencari mitra pengembangan mobil listrik di China, Eropa dan Amerika Utara guna menyediakan teknologi baterai senilai lebih dari 50 miliar euro.

Keputusan terkait pemasok untuk Amerika Utara akan segera diputuskan, katanya.

Meskipun harus mengeluarkan biaya dan denda miliaran euro untuk kasus emisi diesel, VW berjanji akan menghabiskan 34 miliar euro untuk mobil listrik, swakemudi dan layanan mobilitas baru pada akhir 2022.

Baca: Penerus VW Kombi akan dibekali teknologi kecerdasan buatan
 

Penerjemah:
Copyright © ANTARA 2018