Perlunya menaikkan penjualan sedan

Selasa, 16 Januari 2018 22:38 WIB
Perlunya menaikkan penjualan sedan
Petugas dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mencatat mobil masuk ke dalam lambung kapal yang akan di ekspor ke Timur Tengah melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (6/5). (ANTARA FOTO) ()

Jakarta (ANTARA News) - Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, menilai pabrikan mobil di Tanah Air harus menggenjot penjualan sedan agar mampu berkontribusi di pasar ekspor.

Berdasarkan data Gaikindo 2017, penjualan sedan anjlok hingga 34 persen dari 13 ribu unit pada 2016 menjadi sekira 9 ribu unit pada 2017.

Padahal sedan merupakan model kendaraan yang diminati di pasar ekspor, selain model-model SUV dan pickup, sehingga peningkatan produksi sedan di dalam negeri berpeluang mendongkrak angka ekspor otomotif.

"Sedan akan mendorong ekspor, namun kita jago kandang dalam membuat mobil yang disukai masyarakat Indonesia, bukan yang disukai dunia. Jadi jangan buat MPV saja, sedan juga, pickup, SUV juga. Jadi bisa ditawarkan ke pasar ekspor," kata Jongkie dalam diskusi Prediksi Industri Otomotif Indonesia 2018 di Thamrin Nine, Jakarta, Selasa.

Jongkie menjelaskan salah satu cara untuk menaikkan penjualan sedan adalah dengan menurunkan pajak kendaraan agar setara dengan mobil MPV yakni sebesar 10 persen. Saat ini tarif yang dikenakan untuk sedan berkisar 30 persen sampai 125 persen.

"Pajak sedan kena 30 persen, MPV 10 persen. Jadi sedan mahal dan tak dibeli orang. Jadi kalau diturunkan (pajak), orang sanggup beli. Maka sedan akan banyak diproduksi di Indonesia dan membuka peluang ekspor," jelas Jongkie.

Ia menambahkan, "Jadi, harga sedan bisa murah jika pemerintah mau menurunkan pajaknya."

Selain itu, harga sedan juga perlu disetarakan dengan model populer seperti low MPV sehingga bisa menarik minat masyarakat yang membutuhkan kendaraan dengan empat sampai lima penumpang saja.

"Dengan pajak 10 persen, penjualan MPV luar biasa. Jadi sebagian akan pindah ke sedan kalau ada harga sedan yang seperti MPV," katanya.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil di Indonesia pada tahun 2017 mencapai 1,079 juta unit dengan segmen MPV menjadi penyokong terbesar sebanyak 600ribu unit dan segmen LCGC terdistribusi lebih dari 230ribu unit.

Editor: Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2018

Pabrikan mobil sport Italia, Ferrari, menggelar pameran foto di Museum Ferrari guna memperingati 120 tahun pendirinya Enzo Anselmo Ferrari yang lahir pada 18 ...
Teknologi nano ceramic pada kaca film memang menawarkan visibilitas terbaik walaupun terkadang menimbulkan efek kabut bagi pengunanya.Untuk itu, produsen kaca ...
Grup otomotif Jerman, Daimler, bersama perusahaan suplier Robert Bosch akan menguji armada swakemudi yang diberi nama Robo-taxis dalam beberapa bulan ke ...
Permintaan sport utility vehicle (SUV) diprediksi masih tumbuh tahun ini, meskipun pasar otomotif diperkirakan masih lesu karena masyarakat cenderung wait and ...
Kendaraan listrik otonom akan merevolusi mobilitas perkotaan dengan memangkas biaya perjalanan hingga 40 persen dan mengurangi emisi CO2 menjadi nol menurut ...