Wuling China recall 938.686 Baojun karena masalah tangki

Sabtu, 2 Desember 2017 10:45 WIB
Wuling China recall 938.686 Baojun karena masalah tangki
Baojun 730

Beijing (ANTARA News) - Wuling Motors China, perusahaan patungan dari SAIC-General Motors dan Wuling Automobile dikabarkan akan menarik sebanyak 938.686 unit kendaraan karena masalah tangki bahan bakar, menurut badan pengawas kualitas produk di China, Jumat (1/12) dilansir Reuters.

Penarikan kembali untuk perbaikan atau recall terhadap 938.686 itu ditujukan untuk dua model mobil Baojun, yang populer di China dengan penjualan lebih dari 2 juta unit kendaraan pada tahun lalu.

Di sisi lain, pihak GM belum memberikan komentar terkait masalah ini.

Pada tahun ini terjadi sejumlah recall dalam jumlah besar atas produk roda empat di China, yang menjadi pasar mobil terbesar di dunia.

Badan pengawas kualitas China mengatakan pada September, GM dan perusahaan China akan menarik lebih dari 2,5 juta kendaraan karena masalah kantong udara.

Recall itu menyusul penarikan terhadap 4,86 ​​juta kendaraan serupa oleh Volkswagen dan perusahaan patungannya di China.

GM memproduksi kendaraan di China melalui usaha patungan bersama SAIC -- yang menjadi produsen mobil terbesar di negara itu -- serta usaha tiga arah untuk membangun mobil listrik yang disebut Baojun E100 guna memenuhi kuota kendaraan energi baru di China, demikian Reuters.

Editor: Heppy Ratna Sari

COPYRIGHT © 2017

Musim hujan sudah datang. Hampir tiap hari sebagian besar wilayah Indonesia diguyur hujan bahkan hingga menyebabkan banjir. Namun bukan berarti banjir menjadi ...
Deretan skuter bongsor Yamaha dengan tampilan yang berbeda akan tampil pada final kontes modifikasi Customaxi Area Sumatera Utara di Plaza Fair Medan, 9-10 ...
PT Pertamina Lubricants memberikan promo khusus ulang tahun Pertamina ke-60 pada 10 Desember 2017, melalui #CUKUPBAYAR60% untuk pelumas Enduro atau Fastron di ...
Agen pemegang merek Nissan di Indonesia, PT Nissan Motor Indonesia (NMI), berencana segera menggelar roadshow berkeliling ke sejumlah kota di Indonesia guna ...