Jakarta (ANTARA News) - BMW sejak 2011 mendirikan Divisi "i" untuk merancang dan mengerjakan mobil listrik berbobot ringan, namun laporan terbaru mengungkapkan bahwa divisi tersebut kini digenjot untuk menggarap teknologi mobil swakemudi.

Direksi BMW, Klaus Froehlich, mengatakan pabrikan Jerman itu kini menunjuk Divisi "i" sebagai pusat litbang mobil swakemudi, sebagaimana dilansir laman Carscoops, Senin.

"Saat ini di tahap pengalihan, kami menyebutnya Proyek i Next," kata Froehlich.

Perubahan arah yang ditempuh BMW itu terjadi setelah mereka memperkenalkan mobil listrik, i3, yang gagal menarik perhatian pasar dan hanya terjual sebanyak 25.000 unit pada tahun lalu.

Oleh karena itu pula, ketimbang menantang pabrikan yang mengusung konsep mobil listrik serupa seperti Tesla dan Porsche, BMW memutuskan mengalihkan fokus dengan mengembangkan mobil listrik yang dilengkapi teknologi swakemudi.

Perubahan tersebut diikuti juga langkah BMW mempekerjakan ahli mesin dan kecerdasan artifisial untuk mengintegrasikan sejumlah fungsi seperti cruise control, pengereman darurat dan lane-keeping assist.

Namun demikian, jangan harapkan hasil dari proyek tersebut bisa lahir lebih cepat dari tahun 2020-2021, sebab BMW baru saja meletakkan dasar Proyek i Next dengan konsep yang baru-baru ini muncul, Vision Next 100.

Hingga saat itu tiba, BMW diperkirakan akan menghadirkan pembaruan i3 pada 2018 mendatang.

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2016