Amerika Serikat (ANTARA News) - Produsen otomotif Amerika Serikat, General Motors Co, kembali mendapati tambahan jumlah klaim kompensasi akibat cacat produksi tuas penyala mobil sebanyak 75 kasus pada pekan lalu, membuat total aduan kini mencapai angka 4.312 klaim, demikian menurut penyelenggara program kompensasi Senin (16/2) waktu setempat.

Hingga Jumat (13/2) GM telah menerima 478 klaim atas kematian, 288 klaim atas cedera berat dan 3.546 klaim atas cedera ringan yang perlu mendapatkan perawatan rumah sakit.

Jumlah klaim yang ditemukan memenuhi syarat meningkat menjadi sebanyak 143 klaim dari sebelumnya hanya 131 klaim pada pekan lalu.

Program kompensasi GM sejauh ini telah memutuskan bahwa 56 kasus kematian, sembilan kasus luka berat dan 78 kasus luka-luka lainnya dianggap memenuhi syarat untuk mendapat kompensasi, demikian menurut laporan pengacara yang ditunjuk GM untuk mengelola program tersebut, Kenneth Feinberg.

Laporan yang dipampang di situs www.gmignitioncompensation.com itu juga menyebutkan sedikitnya 513 klaim dianggap tidak memenuhi syarat, sementara 1.388 lainnya masih dalam proses kajian dan sebanyak 1.198 klaim sama sekali tidak menyertakan dokumentasi.

Meski waktu tenggat untuk pengajuan klaim pada 31 Januari 2015, namun sejumlah klaim yang baru dicap pos pada tanggal tersebut tetap memenuhi syarat untuk diproses.

GM telah menyiapkan 400 juta dolar AS untuk menutupi ongkos kompensasi terhadap orang-orang yang cedera ataupun meninggal karena cacat produksi tuas penyala mobil, demikian Reuters.


Penerjemah: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2015