Mumbai (ANTARA News) - Yamaha menyatakan kendaraan tiga roda Tricity 125 cc memasuki tahap produksi.

Situs otomotif Zigwheels melaporkan bahwa Tricity adalah alternatif untuk mereka yang tidak biasa menggunakan roda dua.

Tricity menggunakan mekanisme Leaning Multi Wheel (LMW), teknologi sejenis yang digunakan saingannya, Piaggio MP3 125, namun LMW adalah paten Yamaha.

Sistem itu membuat roda depan condong dan miring untuk menyesuaikan dengan sasis saat menikung.

Tricity bisa melakukan hal tersebut karena parallelogram link yang membuat pengendara bisa memiringkan kendaraan seperti sepeda motor biasa.

Komponen penting lainnya  adalah penopang garpu depan teleskopik khusus jenis tandem dengan dua tabung terpisah di setiap roda.

Fungsinya menjaga jarak antar dua roda depan saat menikung sekaligus menjaga handling tetap mantap saat di jalan bergelombang.

Teknologinya beda dengan Piaggio MP3 yang menggunakan shock coil-over di roda depan.


Mesin Yamaha Tricity menggunakan sistem injeksi dan pendingin dengan cairan.

Tenaga disalurkan ke ban belakang lewat transmisi CVT.

Rem depan menggunakan cakram 220mm serta belakang cakram 230mm Unified Brake System (UBS), mirip-mirip rem kombi.

Sistem rem tersebut membuat jarak pengereman mendadak bisa lebih pendek 15 persen.

Tricity berbobot 152 kg berkat frame tubular yang ringan serta velg vast alloy.

Velg Tricity berukuran 14 inci sedangkan Piaggio MP3 12 inci.

Terdapat bagasi di bawah tempat duduk yang cukup untuk helm half face.

Cluster instrumen sudah digital semuanya.

Trinity sudah diluncurkan di Thailand, konon harganya jauh di bawah pesaingnya sesama tiga roda, Piaggio MP3 125.

Pewarta: Aditia Maruli Radja
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2014