Jakarta (ANTARA) - Produsen kendaraan listrik Tesla menjanjikan sebuah kendaraan terobosan baru, yang akan diproduksi massal pada pertengahan 2025.

Reuters, Kamis (25/1) waktu setempat melaporkan bahwa CEO Tesla Elon Musk mengonfirmasi kabar tersebut setelah pertemuan pembahasan pendapatan perusahaan, bahwa kendaraan listrik generasi terbaru akan diproduksi di pabrik mereka di Texas, Amerika Serikat, pada paruh kedua 2025.

Menurut sumber yang familier dengan informasi tersebut, kendaraan listrik Tesla terobosan baru itu berupa compact crossover yang saat ini diberi kode Redwood.

Baca juga: Simak 8 fitur menarik mobil listrik Tesla Cybertruck

Setelah pabrik Tesla di Texas memproduksi kendaraan listrik terbaru, apakah fasilitas mereka di Meksiko dan luar Amerika Utara juga turut produksi akan diputuskan tahun ini. Elon Musk juga mengatakan mempercepat produksi kendaraan terbaru itu akan menantang.

Tesla menyebut kendaraan baru mereka bisa membawa pertumbuhan baru bagi perusahaan.

"Pada 2024, volume pertumbuhan kendaraan kami mungkin rendah dibandingkan pertumbuhan yang dicapai pada 2023 karena tim kami mengerjakan peluncuran kendaraan generasi terbaru di Gigafactory Texas," kata Tesla.

Produksi kendaraan listrik itu diperkirakan berlangsung mulai Juni 2025.

Pada Mei tahun lalu, Musk mengatakan sedang mengerjakan dua kendaraan baru untuk Tesla, yang berpotensi meraih penjualan gabungan 5 juta unit per tahun.

"Desain produk dan teknik pabrikan jauh lebih baik dibandingkan apapun yang saat ini ada di industri," kata Musk saat itu.

Pada biografi Elon Musk yang ditulis Walter Isaacson, rilisan September 2023, Tesla berencana membuat robotaxi murah dan sebuah mobil entry-level seharga 25.000 dolar AS.

Sementara pada 2022, Musk mengatakan Tesla akan membuat taksi swakemudi dengan tampilan futuristik pada 2024.

Baca juga: Tesla catat peningkatan pendapatan 3 persen di Q4 2023

Baca juga: Mazda adopsi port pengisian daya Tesla untuk EV yang akan datang

Baca juga: Tesla Model 3 facelift 2024 meluncur di Amerika, harga tak berubah
Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2024