Jakarta (ANTARA) - Produsen mobil Prancis, Renault akan menjalin kerja sama dengan Volvo dan perusahaan logistik CMA CGM dalam memproduksi van listrik untuk kebutuhan armada kargo.

Renault dan Volvo menandatangani perjanjian untuk meluncurkan perusahaan baru. Keduanya akan memegang saham seimbang 50-50 persen dengan nilai investasi 300 juta euro selama tiga tahun ke depan, lapor Reuters pada Sabtu.

Perusahaan logistik CMA CGM juga berinvestasi 120 juta euro di pabrik baru besutan Renault dan Volvo tersebut.

Renault telah menyusun rencana untuk meluncurkan van listrik baru pada 2026. Van itu juga tersedia dalam merek Nissan yang menjadi mitra aliansi mereka.

Seorang sumber mengatakan bahwa Renault Truck akan terlibat dalam proyek itu. Adapun Mercedes-Benz sebagai mitra lama Renault tidak ambil bagian dalam proyek van itu.

Nantinya, pabrik baru Renault dan Volvo akan berpusat di Prancis dan mulai berproduksi pada 2026. Selama periode itu, Renault dan Volvo tetap mencari investor dan mitra bisnis baru.

Baca juga: Nissan akan investasi hingga 600 Juta euro pada unit EV baru Renault

Baca juga: Tiga merek tarik lebih dari 12.000 kendaraan karena komponen rusak

Baca juga: Investor Nissan setujui manajemen baru, pengaruh Renault berkurang
Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2023