Jakarta (ANTARA) - Cabang Jepang dari raksasa kendaraan listrik China BYD mengatakan bahwa pihaknya akan merilis mobil penumpang pertamanya untuk Jepang pada akhir Januari 2023.

Kendaraan sport "Atto 3" akan dijual seharga 4,4 juta yen (Rp502 juta) mulai 31 Januari, kata BYD Japan Co., dengan pengiriman kendaraan diharapkan dimulai sekitar bulan Maret.

Perusahaan tersebut mengatakan akan secara bertahap menggelar basis penjualan untuk mobil di seluruh negeri mulai akhir Januari.

Baca juga: BYD dilaporkan akan luncurkan SUV listrik Atto 3 di India akhir tahun

Atto 3 sudah tersedia di pasar termasuk China dan Australia. Hingga akhir Oktober, sekitar 140.000 unit di seluruh dunia telah terjual sejak pertama kali dijual di China pada bulan Februari.

Mobil tersebut dapat menempuh jarak 485 kilometer dengan sekali pengisian daya, menurut BYD Jepang, yang juga mengatakan bahwa pusat gravitasi kendaraan yang rendah memungkinkan mereka membuat mobil dengan interior yang lebih lapang.

"Bahkan bila dibandingkan dengan kendaraan listrik lain dari kelas yang sama, ini adalah produk yang sangat kompetitif," kata seorang pejabat senior di cabang Jepang pada pembukaan hari Senin.

Menurut firma riset pasar industri mobil MarkLines Co., BYD berada di urutan kedua setelah pembuat mobil listrik Amerika Tesla Inc. dalam hal total unit kendaraan listrik yang terjual, dengan sekitar 660.000 kendaraan terjual di pasar utama.

BYD memperoleh pijakan di Jepang melalui bus kendaraan listrik, yang pertama kali dipasok ke negara tersebut pada tahun 2015. Perusahaan tersebut menempati lebih dari 70 persen permintaan domestik pada Oktober. Demikian disiarkan Kyodo, Senin (5/12).

Baca juga: BYD Corvette 07 umumkan harga dan tanggal rilis

Baca juga: BYD ekspansi pasar kendaraan listrik ke Meksiko

Baca juga: Produsen EV China incar predikat "bintang lima" untuk pasar Eropa
Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2022