London (ANTARA News) - Perampok biasa membawa semua yang bisa diambil dengan tangannya. Perampok di Tunisia lain lagi, mereka lebih "gagah Berani" menjalankan aksinya.

Para pencoleng itu menggunakan alat  berat untuk membawa Ferrari dari garasi rumah mantan presiden terguling Zine El Abidine Ben Ali.

Mobil itu diambil dari garasi dan kemudian dibawa pergi menggunakan forklift.

Seorang pencuri mengemudi forklift dan terlihat menyeringai di sepanjang jalan tol di Tunis. Pencuri itu membawa 599 GBB Fiorano, yang berharga 125.000 poundsterling.

Leila Trabelsi, istri Ben Ali, terkenal akan kegemarannya pada mobil sport mahal. Keluarga itu memiliki lebih dari 50 mobil, dan dicela banyak pihak sebagai simbol korupsi dan gaya hidup berlebihan.

Dia dijuluki sebagai Imelda Marcos dunia Arab. Perempuan berusia 53 tahun itu sebelumnya berprofesi sebagai penata rambut.

Trabelsi dikenal karena rumah mewahnya dan sering berbelanja ke Dubai untuk menghabiskan ratusan ribu pound.

Sejak Ben Ali kabur ke luar negeri dan mengasingkan diri di Arab Saudi pada akhir pekan, kerusuhan sengit terus berlanjut.

Kini suasana berlangsung tenang dan demosntran  terlihat mencium para tentara dan menggantung bunga di tank.

Pemerintahan baru, dipimpin oleh presiden sementara Fouad Mbazaa, menjauhkan diri dari rezim sebelumnya dan sudah mulai melepaskan 1.800 tahanan.

Juga bergerak untuk melacak aset Ben Ali dan keluarganya yang tersembunyi di luar negeri. Aset itu termasuk batangan emas senilai 35 juta poundsterling yang diselundupkan keluar dari surga pariwisata Mediterania oleh istri Ben Ali.
(Eny/A038/BRT)


Penerjemah:
Copyright © ANTARA 2011