Jakarta (ANTARA) -
Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Tesla telah mengklaim bahwa kendaraan Model S Plaid yang baru akan dapat mencapai kecepatan 200 mph (320 km / jam), dan kini telah terungkap bahwa kecepatan hingga 200 mph itu bisa didapatkan jika pemilik kendaraan telah memperbarui perangkat lunak yang telah diperkenalkan. 

Dalam hal ini, jika konsumen ingin kendaraan dapat mencapai 200 mph, hal pertama yang harus mereka lakukan adalah memilih velg Arachnid 21 inci yang menjadi standar dengan ban Michelin Pilot Sport 4S.

Model S Plaid hadir dengan ditopang velg berukuran "Tempest" 19 inci, dan tampaknya tidak dapat mencapai 200 mph dengan velg tersebut. Menurut Motor Trend, velg 21 inci dan ban Michelin sangat penting karena mereka adalah satu-satunya yang divalidasi oleh Tesla pada kecepatan tertinggi.

Namun, tidak ada pembeli Model S Plaid awal yang dapat mencapai 200 mph sampai Tesla memperkenalkan pembaruan perangkat lunak. Masih harus dilihat kapan pembaruan ini akan diperkenalkan dan mengapa itu belum siap untuk peluncuran sedan.

Dikutip dari CarsCoops, Selasa, saat mereka menunggu pembaruan, pemilik akan dibatasi hingga 163 mph (262 km/jam), yang masih cukup cepat.

Tentu saja, bukan kecepatan tertinggi Model S Plaid yang menjadi nilai jual sebenarnya, melainkan klaim Tesla bahwa mobil tersebut dapat mencapai 60 mph (96 km/jam) dalam 1,99 detik.

Baca juga: Bitcoin melonjak saat Musk sebut Tesla akan terima lagi uang digital

Baca juga: Tesla terima bitcoin jika penambang lebih banyak gunakan energi bersih

Baca juga: Peretas Anonymous serang Tesla dan Elon Musk, tuduh Tesla disubsidi

Pewarta: KR-CHA
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2021