Jakarta (ANTARA) - Zhejiang Geely Holding Group China yang memiliki saham di Volvo Cars dan Daimler mengatakan telah menandatangani perjanjian dengan Tencent Holdings Ltd untuk mengembangkan kokpit kendaraan pintar dan otonom.

"Dalam kemitraan terbaru di sektor yang berkembang pesat, perusahaan akan bersama-sama mengembangkan kokpit mobil pintar untuk memiliki lebih banyak aplikasi layanan seluler dan mobilitas, dan mengeksplorasi pengujian mengemudi otonom," kata Geely dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Reuters, Rabu.

Ini merupakan kerja sama ketiga bagi Geely yang berbasis di Hangzhou dengan perusahaan teknologi.

Geely mengatakan akan meluncurkan perusahaan smart electric vehicle (EV) dengan Baidu Inc, kemudian membentuk usaha terpisah dengan Foxconn untuk menyediakan kontrak manufaktur bagi pembuat mobil.

Baca juga: Daimler dan Geely sepakat kembangkan mesin bersama-sama

Baca juga: Geely "recall" seluruh model Polestar 2

Baca juga: Pabrik EV dari Geely akan bangun mobil Polestar premium

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2021