Jakarta (ANTARA) - Setelah Porsche Panamera facelift diluncurkan, muncul kabar bahwa produsen otomotif asal Jerman itu akan segera menghadirkan varian Turbo S E-Hybrid.

Saat ini, keluarga Panamera 2021 digantikan oleh model Turbo S standar dan varian inilah yang baru-baru mencetak rekor putaran mobil eksekutif di sekitar Nurburgring. Namun, ia tidak akan mempertahankan posisinya di puncak tiang totem Panamera untuk waktu yang lama.

"Ada lebih banyak (mobil) yang akan datang. Tunggu saja beberapa minggu atau beberapa bulan," kata Wakil presiden Porsche dari lini produk Panamera, Thomas Friemuth yang dikutip dari CarsCoops, Selasa.

"Lini produk akan seperti yang Anda ketahui dari masa lalu, memiliki tiga hibrida. Jadi, base hybrid dan Turbo S E-Hybrid akan datang bulan depan," tambah dia.

Friemuth menegaskan bahwa, Turbo S E-Hybrid akan memiliki lebih banyak grunt daripada varian non-elektrifikasi, penambahan bobot berarti Turbo S konvensional masih lebih cepat di sekitar sirkuit. Oleh karena itu, mengapa bukan yang digunakan adalah E-Hybrid di sirkuit Jerman.

Motor listrik yang ditambahkan ke model Panamera akan mengemas sekitar 134 hp. Jika Turbo S E-Hybrid memasangkan motor listrik ini dengan menggunakan mesin berkonfigurasi V8 4.0-liter twin-turbocharged dengan tenaga 621 hp dan torsi 820 Nm, total output bisa mencapai lebih dari 750 hp.

Dengan begitu, mesin itu akan memberikan keunggulan tenaga yang bagus dibandingkan model pra-facelift dengan tenaga yang hanya mampu 670 hp.

Konfirmasi kehadiran Turbo S E-Hybrid baru datang pada saat yang tepat untuk Porsche, karena saingannya Mercedes-AMG sedang menyiapkan varian hybrid dari GT 4 Door yang memiliki tenaga lebih dari 800 hp.



Baca juga: Porsche Cayenne dan Panamera harus tarik akibat masalah transmisi

Baca juga: Porsche Panamera bermasalah sistem kelistrikan di Amerika

Baca juga: Porsche 718 Cayman dan Panamera 4S meluncur di Indonesia

 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2020