Jakarta (ANTARA) - Produsen kendaraan listrik Amerika Serikat (AS) Tesla Inc membuka banyak lowongan perkerjaan di China dan berencana mendatangkan desainer di studio China-nya yang akan membuka sekitar 1.000 pekerja di pabrik ketika adanya peningkatan permintaan di pasar mobil terbesar dunia.

Pada kali ini, menandai untuk pertama kalinya Tesla yang berbasis di Califonria merekrut desainer di China. Pada Januari, Tesla mengatakan akan membuka pusat desain dan penelitian di China untuk membuat mobil "gaya China".

Baca juga: Tesla dapat keringanan pajak, jika mau bangun pabrik di Texas

Posting yang disebar oleh akun resmi departemen sumber daya manusia Tesla tidak mengungkapkan berapa banyak desainer yang akan dipekerjakan. 

Selain itu, perusahaan juga memiliki rencana merekrut sekitar 600 pekerja percetakan, bengkel kerja, pengecatan dan bengkel perakitan di Shanghai, menurut laporan sebuah pos pekerjaan yang terpisah oleh pemerintah daerah Lingang.

Dikutip dari Reuters, Rabu, Tesla juga akan mempekerjakan sekitar 150 lagi yang akan diperlukan untuk pemeriksaan kualitas, 200 untuk pekerjaan logistik dan 20 untuk keamanan.

Dua sumber yang akrab dengan masalah ini mengatakan dorongan untuk melakukan perekrutan sebagian untuk persiapan kendaraan utilitas Model Y di pabrik Shanghai. Tesla sedang membangun fasilitas manufaktur untuk Model Ys di Shanghai mulai tahun depan.

Perusahaan mengirimkan lebih dari 30.000 unit di China pada kuartal terakhir, kebanyakan dari mereka membuat sedan Model 3 secara lokal.

Pada bulan Maret, ia mengiklankan manajer proyek penyimpanan energi dan matahari di China, ketika bergerak untuk memperluas bisnis energinya ke negara itu.

Baca juga: Tesla akan bangun pabrik perakitan keduanya di Texas

Baca juga: Tesla pilih Texas untuk bangun pabrik Cybertruck baru

Baca juga: Tesla buka lowongan di Singapura

Pewarta: KR-CHA
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2020