Jakarta (ANTARA) - Agen pemegang merek kendaraan Prancis Renault di Nusantara, PT Maxindo Renault Indonesia (MRI), mengumumkan harga jual kendaraan multiguna Triber seharga Rp133 juta berstatus on the road Jakarta.

Chief Operating Officer Maxindo Renault Indonesia, Davy J Tuilan mengatakan model Triber sudah dipesan sebanyak 1.543 unit sejak mereka membuka pemesanan usai dipamerkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada Juli 2019.

"Jadi sejak GIIAS, total pemesanan Triber itu sebanyak 1.543 unit. Itu sudah mencakup semua varian," ujar Davy di diler Renault Pluit, Jakarta Utara, Senin (18/11).

Davy yang sebelumnya sudah mengemas pengalaman menangani Ford, Suzuki dan Nissan Indonesia itu mengatakan pemesanan Triber justru didominasi varian tertinggi, yakni RXZ A/T, yang mencapai 78 persen dari seluruh pemesanan.

Konsumen Renault Triber akan menerima kendaraan pada pertengahan Desember 2019 hingga April 2020.

Baca juga: Renault Triber sudah dipesan hingga 1.543 unit

Harga bersaing

Triber yang juga dijual di India, punya enam model untuk pasar Indonesia dengan harga jual mulai Rp133juta untuk tipe dasar dan Rp169,9 juta untuk varian tertinggi RXZ A/T.

Triber yang berada di tengah-tengah segmen Low Cost Green Car/LCGC dan Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) memiliki harga yang bersinggungan dengan dua model populer yakni Toyota Calya dan Daihatsu Sigra.

Harga terendah Triber lebih murah dari New Calya 1.2 E STD M/T seharga Rp136 juta. Tapi, Triber yang ditawarkan mulai Rp133 juta itu lebih mahal dari Sigra 1.200cc tipe MT MC Rp113,75 juta, kendati lebih murah dari Sigra 1.000cc tipe dasar yakni Rp114 juta.

Kendati demikian, varian teratas Triber RXZ A/T seharga Rp169,9 juta jelas lebih mahal ketimbang varian teratas Calya dan Sigra yang dijual Rp156,7 juta dan Rp158,4 juta.

Harga Rp133 juta yang dibanderol Triber juga bisa saja menggoda konsumen kendaraan LCGC bermesin 1.000cc yang dijual dengan rentang harga Rp98juta-Rp138,5 juta untuk Daihatsu Ayla dan Toyota Agya Rp138 juta-Rp158 juta.

Renault Triber ditenagai mesin 1.0 Liter seperti yang digunakan Renault Kwid. Dengan kapasitas mesin itu, Triber mengeluarkan tenaga maksimal 72 Hp pada rentang 6.250 rpm dan torsi maksimal mencapai 96 Nm pada putaran 3.500 rpm.

Baca juga: Renault Triber dibanderol mulai Rp133 juta
 
Bagian dalam dari Renault Triber (Antara News/Chairul Rohman)


Modal bersaing

Davy, pada pertengahan 2019 pernah menjelaskan Renault Indonesia optimistis Triber dapat bersaing di pasar otomotif berkat penyematan teknologi.

"Teknologi yang dihadirkan di Renault Triber mungkin terbaik dibanding pesaing lainnya," kata Davy J Tuilan. "Kami tidak perlu lagi kunci manual. Lebih simpel kan, smart key."

Triber juga memiliki fasilitas air scoop yang berada di sisi kanan mobil. “Air scopp merupakan konsep yang sederhana tapi memiliki banyak manfaat untuk mobil itu,” kata Davy.

Davy menjelaskan detail lain yang dimiliki Triber adalah atap yang dibuat naik pada baris keduanya hingga ke bagian belakang. Atap yang naik itu berdampak pada headroom di baris kedua dan ketiga bisa lebih lega. Pada baris penumpang kedua dan ketiga juga dilengkapi AC double blower.

Triber juga dilengkapi dengan start/stop button, lalu MID menggunakan layar digital, spidometer digital, dan sistem hiburan yang mendukung konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto.

Mobil berkapasitas tujuh penumpang itu dilengkapi empat air-bags, sensor parkir dan sistem peringatan kecepatan. Renault memberikan sistem Easy Fix yang memungkinkan untuk melepaskan kursi independen pada baris ketiga untuk menambah kapasitas bagasi menjadi 625 liter.

Baca juga: Renault kenalkan Triber, diklaim Indonesia banget

Pewarta: A069
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019