Jakarta  (ANTARA News) - Pameran yang menyajikan teknologi lalu lintas dan mobilitas, Intertraficc Indonesia 2018, siap digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta 31 Oktober hingga 2 November 2018.

Ajang pameran global untuk solusi lalu lintas dan mobilitas tersebut diselenggarakan oleh Tarsus Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang media, pameran, dan konferensi berbasis business-to-business (B2B) bekerjasama dengan RAI Amsterdam.

"Intertraffic Indonesia 2018 merupakan acara global yang pada tahun ini pertama kali diadakan di Indonesia. Melihat upaya pemerintah dalam mengatasi lalu lintas di tanah air, Intertraffic Indonesia 2018 akan memamerkan beragam produk dan solusi, teknologi, serta layanan terdepan pada infrastruktur lalu lintas, pengaturan lalu lintas, smart mobility, keselamatan lalu lintas, serta parkir," ujar Richard Butter, selaku Director Exhibitions Traffic Technology Events dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.

Pada acara tersebut, lebih dari 100 perusahaan baik nasional maupun internasional akan memamerkan produk dan solusi inovatif mereka, memperluas koneksi, serta mencari potensi bisnis baru.
Intertraffic Indonesia 2018 tidak hanya menggelar pameran namun juga beberapa acara menarik seperti  program konferensi gratis selama 2 hari di mana para ahli dan profesional berkumpul untuk membahas dan saling bertukar pikiran terkait solusi terbaik dalam meningkatkan mobilitas dan kondisi lalu lintas di wilayah regional. 

Topik-topik yang akan dibahas dalam konferensi ini antara lain Infrastruktur dan Solusi Inovatif untuk Smart City; Peluang Investasi pada Sektor Infrastruktur Jalan dan Transportasi Darat, Manajemen Lalu Lintas dan Smart Parking – Mobilitas Urban dan Parkir Terintegrasi; Tren, Tantangan, dan Outlook terhadap Mobilitas Urban di Indonesia.

Intertraffic Indonesia 2018 juga menghadirkan The Global Meeting Program (GMP), sebuah program businessmatchmaking yang gratis serta efektif dimana para peserta pameran, peserta konferensi dan pengunjung yang telah melakukan registrasi sebelumnya dapat mengatur jadwal pertemuan bisnis sebelum acara.

GMP menyediakan fasilitas online yang menjamin akses ke profil-profil bisnis peserta pameran dan pengunjung, sehingga mereka mampu mengidentifikasi klien-klien atau supplier prospektif dengan mencari tipe bisnis, supplier atau produk/jasa khusus, maupun pembeli yang membutuhkan produk/jasa khusus.

GMP juga memberikan kesempatan bagi pesertanya untuk menghubungi peserta pameran atau pengunjung untuk membahas kebutuhan bisnis mereka dan mengatur jadwal pertemuan saat pameran di Intertraffic Community Hub.

Cheah Wai Hong, Portfolio Direktur Tarsus Indonesia, menambahkan, usaha pemerintah dalam mencari solusi permasalahan lalu lintas di Indonesia patut didukung oleh para profesional yang ahli pada industri tersebut. 

"Oleh karena itu, kami berharap Intertraffic Indonesia 2018 dapat melahirkan ide-ide dan inovasi baru dalam memajukan lalu lintas Indonesia ke arah yang lebih baik. Tahun ini merupakan tahun pertama diadakannya Intertraffic di Indonesia sehingga platform ini bisa dijadikan portfolio internasional bagi para peserta pameran dan juga pengunjung," katanya.

Intertraffic Indonesia 2018 akan diselenggarakan di Jakarta International Expo bersamaan dengan Indonesia Infrastructure Week 2018 dan Konstruksi Indonesia 2018.

Dengan tempat pameran yang lebih luas untuk mengakomodir kemajuan acara konstruksi dan infrastruktur oleh Tarsus Indonesia, diharapkan acara pada tahun ini dapat menjadi perhelatan infrastruktur dan konstruksi terbesar dan terlengkap di Indonesia.

Pewarta: Subagyo
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2018