Penjualan mobil bekas naik 25 persen dalam dua pekan terakhir

Sabtu, 24 Maret 2018 05:58 WIB
Penjualan mobil bekas naik 25 persen dalam dua pekan terakhir
Arsip - Pengunjung memeriksa mesin mobil bekas yang dijual di WTC Mangga Dua, Jakarta. (ANTARA FOTO/Saptono)
Jakarta (ANTARA News) - Senior Marketing Manager WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, yang mengelola Bursa Mobil WTC Mangga Dua Jakarta Utara dan Bursa Mobil Resinda Karawang, Jawa Barat, mengatakan telah terjadi peningkatan permintaan mobil bekas sebesar 25 persen dalam dua pekan terakhir.

"Jika rata-rata penjualan dalam satu minggu berkisar 400 sampai 450 unit, khusus dua minggu terakhir rata-rata per pekannya bisa menembus 500 sampai dengan 550 unit. Atau jika dirata-rata mengalami kenaikan sebesar 25 persen," kata Herjanto kepada wartawan Jumat (23/3) kemarin.

Ia berpendapat, selama pemerintah belum menyediakan fasilitas kendaraan umum yang aman, nyaman dan terjangkau, masyarakat tetap mengandalkan kendaraan pribadi guna menunjang aktivitas sehari-hari.

Herjanto mengatakan pengaturan kendaraan pribadi melalui skema ganjil-genap pada Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur membuat sejumlah konsumen mengambil siasat untuk membeli mobil bekas karena harga yang terjangkau.

"Kalau untuk masyarakat yang setiap pagi melewati tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur, beralih ke kendaraan umum tentu bukan pilihan yang nyaman buat mereka. Makanya tidak heran jika banyak konsumen yang berasal dari wilayah Bekasi dan sekitarnya sekarang banyak yang mencari mobil bekas untuk mensiasati skema ganjil genap tersebut," kata Herjanto.

"Yang sebelumnya punya mobil plat ganjil pasti akan tambah mobil bekas plat genap," katanya.

Tidak surut

Terkait ekspansi bisnis Bursa Mobil WTC Mangga Dua yang kini memiliki cabang di Karawang, Herjanto mengatakan peluang bisnis bursa mobil bekas tidak akan surut apabila belum tersedia angkutan umum yang nyaman.

Pesatnya bisnis online yang mulai berdampak pada penjualan ritel pun tidak akan mengubah pola bisnis mobil bekas yang memerlukan cek fisik secara langsung sebelum dibeli.

"Kalau untuk kendaraan bekas konsumen tidak akan mudah percaya dengan tampilan foto saja. Karena merek sama, tipe sama, tahun sama, tapi khusus mobil bekas ini harga bisa beda, makanya konsumen butuh cek fisik untuk menjamin kualitas dan keamanan kendaraan yang akan dibelinya," ungkapnya.

"Kalau cari di bursa mobil seperti di Bursa Mobil WTC Mangga Dua, misalnya kita mau beli Honda Jazz atau Toyota Avanza satu merek itu setiap harinya ada puluhan sampai ratusan jadi konsumen banyak pilihan," ujarnya.

Guna memudahkan konsumen yang tidak memiliki banyak waktu untuk melihat Bursa Mobil WTC Mangga Dua atau Resinda Karawang, WTC Mangga Dua menggandeng forum jual beli online Kaskus yang menyediakan katalog mobil bekas serta layanan cek fisik yang diluncurkan melalui portal www.garasi.id.

Garasi.id merupakan platform penjualan mobil bekas berbasis online. Sebagai anak usaha Kaskus yang bergerak di bidang marketplace otomotif, Garasi diharapkan menjadi solusi komprehensif untuk kemudahan jual beli mobil bekas.

"Kami juga menawarkan beberapa produk di luar mobil bekas untuk membantu proses jual beli di Garasi.id. Nilai yang kami bawa adalah kepercayaan, kemudahan, dan kenyamanan transaksi mobil bekas secara online," CEO Garasi.id Ardyanto Alam.
 

Editor: Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2018

Honda Prospect Motor menampilkan satu unit Civic Type R dengan bodi yang dibalut stiker hasil karya pemenang "Honda Decal Competition" pada ...
PT Toyota-Astra Motor (TAM) menggalakkan kembali kampanye keselamatan berkendara bagi masyarakat luas dengan mengusung tema "Toyota Safety Campaign : Be ...
Alibaba AI Labs mengumumkan bahwa Daimler, Audi, dan Volvo Cars menjadi merek mobil global pertama yang mengadopsi sistem kecerdasan buatan (Artificial ...
Mobil Low MPV Mitsubishi, Xpander, memang mendapat sambutan antusias dari pasar otomotif Indonesia, hingga pemesanannya membludak dan bahkan bila Anda memesan ...
Nissan akan memajang tiga mobil listrik dalam keikutsertaannya di pameran otomotif Auto China 2018, sebagai upaya memperlihatkan potensi mereka di pasar ...