Medan (ANTARA News) - Sumatera Utara merupakan pasar kendaraan yang strategis bagi Mitsubishi, karena di provinsi tersebut citra mereknya cukup kuat terutama untuk kendaraan niaga ringan dan berat.

"Sumatera Utara (Sumut) merupakan area pemasaran yang strategis, kami punya model yang kuat di sini," kata Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Osamu Iwaba di Medan, Sumut, Kamis.

Di sela-sela pembukaan GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) Medan Auto Show 2017 yang berlangsung 22-26 November itu, Iwaba mengatakan Mitsubishi menjadi penguasa pasar otomotif terbesar bersama Toyota.

Sumut yang merupakan salah satu provinsi yang mengandalkan komoditas perkebunan sebagai penggerak ekonomi, menjadi wilayah andalan Mitsubishi sejak lama untuk kendaraan niaga, terutama niaga ringan (Light Commercial Vehicle/LCV).

"Mitsubishi L300 (yang masuk kategori LCV) menguasai pasar hingga 94 persen di Sumut," kata Kepala Departemen Pemasaran dan Penjualan Regional 3 MMKSI Ilham Iranda Syahputra, menambahkan.

Penjualan kendaraan niaga ringan itu, lanjut dia, mencapai sekitar 100 unit/bulan di Sumut.

Model lain yang cukup kuat di pasar otomotif Sumut, menurut dia, adalah kendaraan sport (SUV) Mitsubishi Pajero yang penjualannya mencapai 100 unit/bulan pada Januari-September 2017 dan menguasai 40 persen pasar, serta Mitsubishi Triton yang menguasai 70,3 persen pasar kendaraan kabin ganda dengan penjualan 40 unit/bulan.

"Secara total pasar otomotif di Sumut cukup besar. Sampai September 2017 total penjualan mobil (untuk semua merek) mencapai 31.275 unit," kata Ilham.

Besarnya potensi pasar di provinsi tersebut pula, yang mendorong pihaknya menambah jumlah dealer utama dari dua menjadi tiga yaitu PT Sardana Indah Berlian Motor, PT Sumatera Berlian Motor, dan PT Nusantara Berlian Motor.

Apalagi, kata dia, kini Mitsubishi masuk ke segmen pasar terbesar yaitu kendaraan serba guna kecil (LMPV) melalui Xpander yang diluncurkan 10 Agustus 2017 lalu, kebutuhan penambahan dealer menjadi hal penting untuk ekspansi pasar dan layanan purna jual.

"SPK (surat pemesanan kendaraan) Mitsubishi Xpander telah mencapai 2.300 unit di Sumut," ujar Ilham.

Dengan animo masyarakat terhadap Mitsubishi Xpander yang cukup besar tersebut, ia optimistis kendaraan keluarga dengan tujuh penumpang itu bakal menguasai 25 persen pasar LMPV di Sumut.

Pada Januari-September 2017, berdasarkan data Gaikindo, penjualan LMPV untuk semua merek di Sumut mencapai 9.800 unit.

Di segmen tersebut Mitsubishi Xpander bersaing antara lain dengan Toyota Avanza, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, dan Daihatsu Xenia.

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2017