Honda dan Hitachi akan kembangkan mobil listrik

Selasa, 7 Februari 2017 17:43 WIB | 9.895 Views
Honda dan Hitachi akan kembangkan mobil listrik
Honda (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Jakarta (ANTARA News) - Honda Motor Co Ltd dan unit otomotif Hitachi Ltd mengatakan akan membentuk usaha patungan untuk mengembangkan, memproduksi, dan menjual motor untuk mobil listrik.

Kerja sama ini akan memiliki fungsi penjualan dan manufaktur di Amerika Serikat, China dan Jepang, demikian menurut kedua perusahaan dalam sebuah pernyataan.

51 persen dari usaha patungan itu akan dimiliki oleh Hitachi Automotive System dan 49 persen oleh Honda.

Kemitraan ini akan dibentuk pada Juli mendatang, demikian seperti dilansir dari Reuters.

(Baca: Nissan tawarkan langkah murah menuju mobil listrik)

Selain Honda dan Hitcahi, tahun lalu Volkswagen dan perusahaan Tiongkok Anhui Jianghuai Automobile juga mengumumkan kerja sama menciptakan mobil listrik bersama.

Kedua perusahaan telah menandatangani nota kesepahaman di kantor pusat Volkswagen di Wolfsburg guna menjajaki kemungkinan membentuk perusahaan patungan yang berfokus pada penelitian dan pengembangan, produksi dan penjualan "kendaraan energi baru."

(Baca juga: Volkswagen gandeng perusahaan Tiongkok ciptakan mobil listrik)

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © 2017

Asosiasi pengrajin interior (trimmer), Indonesia Authorized Trimmer Summit (IATS), menggelar rapat kerja nasional tahunan kedua di Hotel Royal Tulip, Gunung ...
PT Yamaha Indonesia Motor (YIMM) mengatakan hanya menyediakan 155 unit motor sport R15 terbaru untuk dipesan secara online mulai 1 April 2017 sebagai salah ...
Persaingan di segmen mobil penumpang serbaguna atau multi purpose vehicle (MPV) di Indonesia cukup sengit dengan banyaknya pabrikan yang mengeluarkan produk ...
Nissan Timur Tengah mengumumkan konsep baru yang akan merevolusi cara mengevaluasi kinerja kendaraan di padang gurun.Para insinyur Nissan mengembangkan Camel ...
Distributor kendaraan resmi Mitsubishi di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, menatap tahun fiskal 2017 (April 2017 - Maret 2018) secara ambisius ...