Ban Aspira Premio diproduksi 1.5 juta unit pada 2016

Selasa, 23 Februari 2016 15:31 WIB
Ban Aspira Premio diproduksi 1.5 juta unit pada 2016
Astra Otoparts bekerja sama dengan pabrikan ban terkemuka di dunia asal Italia, Pirelli memproduksi ban Aspira Premio lewat perusahaan patungan mereka, PT Evoluzione Tyres. (Monalisa)
Jakarta (ANTARA News) - PT Astra Otoparts akan memproduksi 1.5 juta unit ban motor Aspira Premio pada tahun 2016 yang diperuntukan untuk pasar domestik dan ekspor.

Astra Otoparts bekerja sama dengan pabrikan ban terkemuka di dunia asal Italia, Pirelli, dengan mendirikan perusahaan patungan, yakni PT Evoluzione Tyres, dengan komposisi pemegang saham 40 persen (Astra Otoparts), 60 persen (Pirelli) untuk memproduksi ban tersebut.

"Pada tahun ini, kami akan memproduksi ban Aspira Premio kurang lebih 1.500.000 unit dimana hasil produksi ban tidak hanya diperuntukan bagi pasar domestik tetapi juga untuk ekspor. Dalam mendukung hal ini, kami juga tentunya telah mempersiapkan diler-diler dengan pelayanan purna jual yang maksimal," kata Direktur PT Astra Otoparts Tbk Yusak Kristian di Jakarta, Selasa.

Menurut Yusak, Astra Otoparts melihat potensi yang menjanjikan di pasaran dengan angka populasi pengguna sepeda motor yang terus meningkat, terutama di kota-kota besar di Indonesia. Berdasarkan data dari Astra Otoparts pada 2015, populasi sepeda motor di Indonesia meningkat 4.904.367 unit dari 74.879.807 unit pada 2014 terhitung sejak 13 tahun terakhir. 

Kebutuhan ban pun diprediksi akan meningkat dari 37 unit pada tahun 2015 menjadi 40.1 juta kebutuhan ban pada 2016.

Sejak pelunucuran di pasaran, lanjut Yusak, respon konsumen pun cukup baik. Pada hari pertama peluncuran, ban Aspira Premio sudah diekspor ke Malaysia.

"Target utama kami tetap pasar di Indonesia dan selanjutnya sejumlah negara di Asia serta Timur Tengah. Tetapi kami belum tentukan jumlah ekspor berapa," ujar Yusak.

Ia menambahkan bahwa pihaknya ingin mengedukasi pengguna motor tentang penggunaan ban yang berbeda antara ban depan dan ban belakang.

Sales and Marketing Division Head PT Astra Otoparts Tbk Rio Sanggau menjelaskan bahwa ban yang mereka produksi memiliki pola berbeda antara ban depan dan ban belakang.

"Karena tugas ban depan dan belakang berbeda-beda. Ban depan tugasnya terutama di jalan basah untuk memecah air dan pola ban kami terbalik sehingga bisa maksimum dalam memecah air, sedangkan ban belakang beda lagi, pola agak renggang. Selain itu ban kami punya khas sendiri dengan pola membentuk huruf A," tutur Rio.

PT Evoluzione Tyres, perusahaan patungan Astra Otoparts dan Pirelli memiliki pabrik seluas 14 hektar di atas tanah seluas 31 hektar di Subang, Jawa Barat untuk memproduksi ban Aspira Premio.

Astra Otoparts juga menambah jaringan dengan memekarkan kantor cabang di Jawa dan Bali.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © 2016

Para penjual mobil bekas diyakini akan merasakan keuntungan dari trend meningkatnya minat masyarakat terhadap mobil-mobil segmen sport utility vehicle (SUV) ...
Alibaba AI Labs mengumumkan bahwa Daimler, Audi, dan Volvo Cars menjadi merek mobil global pertama yang mengadopsi sistem kecerdasan buatan (Artificial ...
Komunitas pengguna Mercedes-Benz W212 yang tergabung dalam Mercedes-Benz W212 Community Indonesia (MBW212CI) kumpul bareng di Hotel Haris, Senayan, Jakarta, ...
Pimpinan eksekutif Audi, Rupert Stadler, mengatakan akan tetap memimpin perusahaan pembuat mobil mewah asal Jerman itu kendati masalah-masalah terkait skandal ...
Toyota Motor Corp pada Kamis (24/5) mengumumkan rencana untuk mendirikan fasilitas perakitan komponen kendaraan berbahan bakar hidrogen guna meningkatkan ...