Jakarta (ANTARA) -
Produsen mobil asal China, Chery, secara resmi bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai mitra dalam instalasi pengisian daya di rumah (home charging services).
 
Executive Vice President Chery sales Indonesia, Qu Jizong atau Frank menyebut kerja sama ini untuk menyukseskan pasar mobil elektrifikasi di Indonesia.
 
"Pasar mobil elektrifikasi tidak bisa sukses tanpa dukungan dari mitra. Jadi kabar baiknya, kami sudah melakukan kerja sama dengan PLN sebagai mitra, dan PLN memiliki benefit spesial setiap pembelian Chery Omoda E5 selama IIMS berlangsung," kata Frank dalam konferensi pers di tenan Chery di Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2024, Jakarta, Senin.
 
Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PT PLN Tonny Bellamy mengatakan kerja sama dalam bentuk pemasangan home charging service ini sebagai salah satu strategi untuk menumbuhkan ekosistem mobil listrik, sesuai arahan presiden Joko Widodo yang gencar memasyarakatkan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB).
 
PLN juga melihat pemakaian mobil listrik akan menjadi gaya hidup baru, maka dengan adanya program pengisian daya di rumah berbasis Electric Vehicle Digital System, setiap pembelian mobil listrik akan dilayani sampai dengan pemasangan home charging melalui aplikasi PLN.
"Home charging services adalah bagian satu layanan kami setiap pembelian electric vehicle, akan kami layani sampai ke rumah untuk pemasangan home charging," kata Tonny.
 
Sementara itu, konsumen IIMS juga akan mendapatkan benefit dari PLN jika membeli mobil listrik yang ada di pameran.
 
Ada tiga produk yang ditawarkan PLN selama pameran IIMS berlangsung, seperti produk Power Up Event, di mana jika ingin menaikkan daya hingga 5500 VA akan mendapatkan harga hanya 150 ribu rupiah, dari yang biasanya 4,2 juta rupiah.
 
Jika mobil listrik yang dibeli memiliki daya lebih dari 5500 VA, pelanggan bisa meningkatkan daya listrik hingga 11.000 VA dari harga 5,5 juta rupiah di diskon hanya menjadi 702.024 rupiah.
 
Sementara untuk paket pasang daya baru dengan kapasitas besar, dari harga Rp 13.200.000 diskon jadi sekitar Rp 850.000.
 
"Memang harganya jauh sekali kamu buat spesial untuk IIMS dan khusus para pengguna mobil listrik," kata Vice President Marketing Management PLN Daniel Lestanto.
 
Pemasangan pengisian daya di rumah akan dilayani PLN paling lama satu hingga tiga hari setelah pembelian mobil atau motor listrik untuk dihubungi pelayanan pelanggan terkait tempat dan kesiapan pemilik rumah.
 
Terkait kerja sama untuk pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Tonny menambahkan PLN juga akan membuka kerja sama dengan pihak swasta.
 
Saat ini sudah ada 1.124 buah SPKLU seluruh Indonesia di 776 lokasi, termasuk juga Tol Trans Sumatera dan Trans Jawa yang berjumlah 38 titik dengan 64 stasiun pengisian daya.
 
Tahun ini juga direncanakan akan menambah sekitar 900-1000 buah stasiun pengisian daya.

Baca juga: Tidak hanya Omoda E5, Chery umumkan peluncuran Tiggo terbaru

Baca juga: Menko: Gunakan potensi besar otomotif demi bersaing dengan negara lain
Pewarta:
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2024