Jakarta (ANTARA) - Produsen mobil terbesar Korea Selatan Hyundai Motor Co., mengumumkan bahwa penjualan mereka naik 3,2 persen pada bulan lalu dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh model-model high-end dan SUV.

Hyundai Motor berhasil menjual 347.377 kendaraan pada bulan Agustus, meningkat dari 336.609 unit pada tahun sebelumnya, seperti yang diumumkan oleh perusahaan dalam pernyataannya.

Penjualan di dalam negeri Korea Selatan naik sebanyak 13 persen menjadi 55.555 unit dari 49.224 unit selama periode yang sama, sementara penjualan di luar negeri naik sebanyak 1,5 persen menjadi 291.822 unit dari 287.385 unit.

Baca juga: Penjualan Hyundai dan Kia di Eropa naik 5,2 persen pada Juli

Hyundai akan fokus pada model-model high-end dan meningkatkan penjualan di pasar global dengan meluncurkan SUV Santa Fe yang sepenuhnya baru dan model-model listrik, seperti model Ioniq 5 N yang berkinerja tinggi.

"Perusahaan akan menghadapi lingkungan bisnis yang tidak pasti dengan meningkatkan kombinasi produknya dengan fokus pada model-model high-end di pasar global," demikian disampaikan dalam pernyataan tersebut.

Hyundai berencana untuk meluncurkan model mobil listrik pertama merek N di pasar domestik akhir tahun ini dan di pasar global tahun depan. Model-model N bertujuan memberikan kemampuan performa penuh untuk penggunaan sehari-hari.

Baca juga: Hyundai, Kia catat pertumbuhan dua digit penjualan di AS pada Juli

Dari Januari hingga Agustus, penjualannya naik 8,6 persen menjadi 2.765.554 mobil dari 2.546.496 mobil selama periode yang sama tahun sebelumnya.

Penjualan di dalam negeri Korea Selatan melonjak sebanyak 16 persen menjadi 509.608 mobil dalam delapan bulan pertama dari 439.925 unit tahun sebelumnya.

Penjualannya di luar negeri naik sebanyak 7,1 persen menjadi 2.255.946 dari 2.106.571 selama periode yang sama. Demikian disiarkan Yonhap, Jumat (1/9).

Baca juga: Penjualan Hyundai naik 1,2 persen pada Juli berkat model mewah dan SUV
Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2023