Chicago (ANTARA News) - Toyota pada hari Kamis mengumumkan sedang menarik kembali lebih dari 300.000 mobil jenis SUV (sport utility vehicles) di Amerika Serikat untuk memperbaiki kerusakan sensor kantong udara (airbag).

Produsen mobil itu mengatakan sensor -- yang dirancang untuk mendeteksi guncangan kendaraan -- bisa tak berfungsi dan secara tidak sengaja bisa menyebabkan airbag samping dan sabuk pengaman akan menjadi aktif.

Kerusakan sensor itu tidak mempengaruhi kinerja  airbag saat tabrakan,  kata Toyota dalam pernyataannya.

Seorang juru bicara Toyota mengatakan produsen mobil Jepang itu telah menerima laporan-laporan yang terkait catat tentang "kerusakan ringan, termasuk laporan tangan seseorang yang terluka oleh sebuah sabuk pengaman pada bulan Maret."

Penarikan kembali mempengaruhi 214.000 kendaraan RAV4 dan 94.000 kendaraan Highlander dan Highlander HV dari model tahun 2007 dan 2008.
(A026/A011)
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2011