Jakarta (ANTARA News) - Toyota melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia akan kembali mengekspor kendaraan sport (SUV) Fortuner ke negara-negara di kawasan Timur Tengah dan Filipina pada Oktober 2010.

Kepala Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Irwan Priyantoko di Jakarta, Minggu, membenarkan rencana Toyota mengekspor Fortuner dari Indonesia setelah sembilan bulan terakhir sejak November tahun lalu tidak mengekspor mobil itu.

"Kebetulan pasar ekspor meningkat sehingga kami bisa mengekspor kendaraan itu lagi," ujar Irwan.

Ia mengatakan tujuan ekspor Fortuner adalah negara-negara di kawasan Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman, di samping satu negara di ASEAN yaitu Filipina.

Berdasarkan data TMMIN pada 2009 Toyota mengekspor 4.690 unit Fortuner dari Indonesia selama Januari sampai Oktober.

Selain Fortuner, Toyota juga mengekspor kendaraan serbaguna (MPV) Innova sebanyak 8.325 unit pada 2009, dan pada Januari-Juli 2010 ekspornya mencapai 6.290 unit.

Selain itu TMMIN juga mengekspor Rush dan Avanza masing-masing sebanyak 2.991 unit dan 15.256 unit pada 2009. Pada Januari-Juli 2010, ekspor kedua kendaraan itu telah mencapai 12.294 unit untuk Avanza dan 1.763 unit untuk Rush.

TMMIN, lanjut Irwan, memproyeksikan ekspor mobil Toyota dari Indonesia mencapai 47 ribu unit.

Sementara itu Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto mengatakan, pulihnya perekonomian dunia mendorong permintaan ekspor lebih tinggi sehingga ekspor Fortuner yang dalam beberapa bulan terakhir berasal dari Thailand dialihkan ke Indonesia.

"Toyota sendiri memiliki tiga pabrik di Thailand, yang sebagian besar untuk pasar ekspor. Namun karena permintaan ekspor yang tinggi, ekspor Fortuner ke Timur Tengah dialihkan ke Indonesia (TMMIN)," katanya.

(R016/N002/S026)
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010