Jakarta (ANTARA) - Menjadi sebuah kewajiban bagi pemilik kendaraan yang telah lama memarkirkan kendaraan kesayangan mereka di garasi. Apalagi pada situasi saat ini, dimana pemerintah menganjurkan masyarakat untuk melakukan kegiatan di rumah masing-masing dan menerapkan peraturan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), akan semakin merubah kegiatan rutinitas sehari-hari.

"Lewat sharing tips ini, Anda dapat menjaga dan merawat mobil Daihatsu kesayangannya di rumah selama tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama. Jangan lupa untuk bisa menerapkan tips ini agar mobil tetap dalam kondisi yang baik dan optimal ketika akan digunakan kembali," ungkap Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat.

Kali ini Daihatsu membagikan tips agar mobil Sahabat tetap dalam kondisi baik selama tidak digunakan dengan memperhatikan enam aspek, berikut:

1. Wiper
Pada kondisi mobil tidak terpakai, wiper dapat diangkat apabila mobil diparkir di area parkir terbuka. Ketika suhu panas di luar, karet wiper akan lebih cepat rusak ketika terus menempel pada kaca mobil. Namun Anda tidak perlu mengangkat wiper apabila mobil diparkir di garasi rumah yang teduh.

Baca juga: Tips merawat ban mobil bagi mitra taksi "online"

Baca juga: Beda perawatan mobil yang diparkir di garasi dan tempat terbuka


2. Merawat Aki
dengan memanaskan mobil paling tidak 1-2 kali dalam seminggu untuk menjaga daya yang tersimpan pada aki. Mobil yang tidak dipakai mengalami pengurangan daya sekitar 3 persen dari kapasitasnya setiap hari. Saat memanaskan mobil di garasi rumah, pastikan juga agar asap knalpot mobil tidak mengarah langsung ke dalam rumah.

3. Area Parkir
menempatkan kendaraan di garasi rumah menjadi pilihan terbaik. Bagi Anda yang tidak parkir di garasi, pastikan mobil tidak diparkir di area yang terkena matahari dan dijemur langsung, karena dapat membuat cat mobil menjadi pudar dan kusam. Pastikan juga lokasi parkir tersebut juga aman dan terpantau. Tambahkan kunci setir kendaraan bila diperlukan.

4. Tekanan angin pada Ban
Tekanan angin pada ban dapat berkurang apabila kendaraan diparkir dalam waktu lama terlebih di garasi berlantai keramik. Anda dapat menambahkan tekanan angin paling tidak ditambah sekitar 5 persen dari tekanan angin normalnya.

"Anda juga dianjurkan untuk menggerakkan kendaraan maju atau mundur sedikit paling tidak seminggu sekali agar beban kendaraan pada permukaan bidang ban dapat bertumpu secara merata, sehingga kerusakan ban akibat deformasi dapat dicegah," jelas Bambang Supriyadi.

5. Transmisi dan rem tangan
Dua bagian tersebut juga tidak luput untuk diperhatikan. Demi keamanan, aktifkan rem tangan sekalipun parkir dalam bidang jalan yang rata. Khusus untuk mobil transmisi otomatis, pastikan ada di posisi P (Parking) untuk mencegah mobil bergerak saat parkir.

6. Kebersihan mobil
Para pemilik dapat dijaga dengan mencuci sisi eksterior dan membersihkan interior mobil paling tidak seminggu sekali. Pastikan setiap sudutnya dicuci bersih agar terbebas dari kotoran, terlebih ada virus atau bakteri yang menempel.

Baca juga: Lepas rem tangan hingga jaga tekanan ban, tips rawat mobil selama PSBB

Baca juga: Agar tikus dan serangga tak bersarang di mobil, lakukan ini saat WFH

Baca juga: Amankah membersihkan dashboard mobil dengan alkohol?

Pewarta: KR-CHA
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2020