Jakarta (ANTARA) - Pengguna sepeda motor diwajibkan merawat kendaraan sendiri, terlebih saat lama tidak terpakai menyusul anjuran pemerintah untuk tetap berada atau bekerja dari rumah (work from home/WFH).

Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno mengungkapkan bahwa performa terbaik sepeda motor tak hanya didapat dengan perawatan rutin di bengkel resmi, tetapi para pemilik juga harus melakukan perawatan yang dilakukan sendiri.

"Termasuk saat lama tak terpakai di rumah, beberapa hal perlu diperhatikan pemilik. Karena kadang terdapat komponen atau bagian sepeda motor yang butuh diperhatikan saat diam dalam jangka waktu cukup lama, yang dikhawatirkan mempengaruhi kinerja," ungkap Endro dalam keterangan resmi, Senin.

PT Astra Honda Motor, dalam hal ini membagikan lima tips untuk tetap menjaga kondisi motor saat terparkir di garasi dengan jangka waktu yang lama agar selalu dalam keadaan prima saat nanti dipakai.

1. Cuci terlebih dahulu

Jika pemilik kendaraan roda dua memang sudah ada rencana atau niatan untuk tidak akan digunakan dalam jangka waktu cukup lama, alangkah baiknya sepeda motor dicuci terlebih dahulu.

"Karena ada beberapa pengendara motor yang harus melewati daerah becek, berbau, kotor, dan berlumpur. Salah satu dari hal tersebut yang mengakibatkan percepatan timbulnya karat dan risiko lain, disinggahi binatang misalnya, atau berpotensi merusak komponen," kata Endro.

2. Beri pelumas pada bagian yang mudah karat

Tidak hanya mencucui, para pemilik juga wajib memberikan pelumas pada bagian-bagian yang berpotensi karatan. Misalnya rantai roda, atau bagian-bagian yang bergesek lainnya.

Baca juga: Bengkel motor dan mobil "banjir" pesanan usai Lebaran

Baca juga: Tips perawatan sepeda motor untuk mudik


3. Standar tengah pada motor matik

Seperti diketahui bersama standar samping pada kendaraan matik memiliki fungsi lain yaitu, agar motor tidak bisa dinyalakan pada saat kondisi itu.

Dalam kondisi motor matik yang tidak dipakai dalam waktu lama, dianjurkan menggunakan standar tengah supaya mudah untuk kita melakukan pemanasan mesin.

4. Panaskan mesin secukupnya

Lakukan pemanasan mesin secukupnya, kira-kira sampai suhu kerja mesin antara 80-100 derajat celcius, dilakukan setiap hari akan lebih baik. Untuk mencapai suhu tersebut, panaskan kira-kira 3-4 menit.

"Tujuan pemanasan mesin supaya sirkulasi oli mesin tetap lancar dan untuk pengisian baterai. Disarankan tidak dilakukan di ruang tertutup," terang Endro

5. Perhatikan detail motor

Khusus tipe motor matik, perhatikan bagian bagian dalam cover plastik motor, terutama bagian bawah.

Dikhawatirkan jika sepeda motor lama tidak digunakan, ruang/ rongga ini bisa menjadi tempat singgah binatang (tikus/ular). Lakukan pengecekan ini saat memanasi mesin.

Dengan melakukan hal-hal tersebut di atas, sepeda motor yang lama tak terpakai diharapkan tetap memberikan kenyamanan dan performa optimal ketika digunakan kembali.

Baca juga: Motor terendam air, perlukah servis besar?

Baca juga: Bengel kebanjiran order perawatan sepeda motor pemudik

Baca juga: Mudik jarak dekat bersepeda motor, perhatikan enam hal ini

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2020