Jakarta (ANTARA) - Kia Motors Corp, produsen mobil Korea Selatan mengatakan akan menangguhkan pabriknya di Amerika Serikat hingga pertengahan April untuk mencegah penyebaran virus corona baru (COVID-19), dilansir Yonhap, Jumat.

Kia telah menghentikan pabriknya di Georgia satu kali pada 19-20 Maret karena kurangnya mesin yang dirakit dan dikirim dari pabrik Alabama yang berafiliasi dengan Hyundai Motor Co.

Kia berencana untuk menghentikan pabrik Georgia lagi pada 30 Maret dan mempertahankan penangguhan sampai 10 April, kata seorang juru bicara perusahaan.

"Kami akan melakukan langkah-langkah karantina dan desinfeksi di pabrik selama periode penangguhan ini," katanya.

Baca juga: Kia Sorento generasi keempat tersedia opsi hybrid dan diesel

Baca juga: Deretan armada niaga terbaru di Giicomvec 2020


Kia dilaporkan berencana untuk melanjutkan operasi di pabrik Amerika Serikat pada 13 April, tetapi perusahaan belum mengkonfirmasi tanggalnya secara pasti.

Pabrik Georgia dengan kapasitas 340.000 unit menghasilkan total 274 ribu unit sedan K5, kendaraan sport Sorento, dan SUV Telluride.

Pabrik Hyundai di Alabama menghentikan operasinya pada 18 Maret setelah salah satu karyawannya terinfeksi virus COVID-19. Pabrik akan tetap ditangguhkan sampai akhir bulan ini.

Penangguhan pabrik datang ketika serikat Pekerja Auto Serikat dan produsen mobil Detroit, Ford Motor Co, General Motors Co dan Fiat Chrysler Automobiles pada pekan lalu menyepakati pabrik mobil AS untuk memotong produksi jika penjualan anjlok atau virus menyebar ke pekerjanya.

Baca juga: Hyundai hentikan sementara operasi di pabrik Rusia dan Turki

Baca juga: Bantu lawan corona, Kia Motors akan buat masker di pabrik China

Baca juga: Kia luncurkan Soul kotak untuk pasar Korea Selatan

Pewarta: A087
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2020