Berdasarkan MoU yang ditandatangani di ibukota Teheran pada Senin (27/8), pihak Australia akan mentransfer teknologi yang relevan ke Iran dan juga menginvestasikan 100 juta euro (117 juta dolar AS) untuk pembuatan bersama produk tersebut.
Avass Group telah memilih Iran sebagai pusat produksi dan ekspornya di kawasan Asia Barat, Asia Tengah, dan Rusia, kata Direktur IDRO untuk urusan internasional, Seyed Ali Araqchi.
Kelompok Australia berkomitmen untuk membangun pusat penelitian dan pengembangan di Iran, dan kerja samanya dengan perusahaan lain di kawasan itu akan diawasi oleh IDRO, tambah Araqchi.
Baca juga: Toyota akan buat mobil listrik di pabrik China
Baca juga: Infiniti pamer desain mobil listrik Prototype 10
Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2018
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2018