Toyota pangkas biaya pemasaran untuk penelitian teknologi

Jumat, 22 Juni 2018 03:12 WIB
Toyota pangkas biaya pemasaran untuk penelitian teknologi
Logo Toyota (REUTERS)
Beijing (ANTARA News) - Toyota bersiap memangkas biaya pemasaran guna mengalihkan sumber daya yang mereka miliki untuk melakukan penelitian teknologi kendaraan masa depan.

Salah satu langkah pertama perusahaan adalah membatalkan kontrak jangka panjang dengan agen komunikasi dan periklanan China, Dentsu, menurut seorang sumber dilansir Reuters, Kamis (22/6).

Pimpinan Toyota, Akio Toyoda dan kepala keuangan Koji Kobayashi, ingin mengikuti Tesla dan Google yang menggunakan sistem pemasaran non-tradisional yang lebih murah dan inovatif.

Mereka mengatakan, penghematan biaya harus segera dilakukan demi menguatkan investasi pada teknologi baru dan kendaraan otonom.

"Kami mungkin mencetak rekor laba, tetapi kami tidak berpikir akan mengikuti langkah investasi mereka," menurut salah satu sumber dari kalangan pejabat senior Toyota kepada Reuters.

Perusahan itu memiliki margin laba sekitar 9 persen. Namun perusahaan seperti Google dan Apple -- yang juga bersaing dengan Toyota dalam teknologi otomotif -- memiliki keuntungan yang lebih besar.

Toyoda dan Kobayashi melihat adanya perbedaan pada pabrik yang efisien, namun terdapat pengeluaran yang lebih boros pada operasi penjualan, kata sumber tersebut.

Membatasi Beijing Dentsu dalam bisnis baru produsen mobil pada tahun depan, dan skala kerja yang disetujui, menunjukkan upaya memotong pengeluaran yang serius, kata sumber itu, demikian Reuters.

Baca juga: Toyota investasi 1 miliar dolar di Grab

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2018

Kia Motors Corp akan menarik (recall) lebih dari 507.000 kendaraan di Amerika Serikat (AS) atas masalah sistem kelistrikan yang menyebabkan kantung udara ...
Atraksi Gajah Monster menjadi salah satu acara yang paling ditunggu pengunjung pada Otobursa Tumplek-Blek 2018 di Kemayoran, Jakarta, 21-22 Juli. Gajah ...
Toyota Indonesia melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyediakan 18 kendaraan berupa 12 mobil listrik ...
Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akan menyediakan lebih dari 62.000 unit kendaraan swakemudi kepada perusahaan teknologi Alphabet Inc. Puluhan ribu mobil ...
Perusahaan produsen kendaraan roda empat asal India, Tata Motors menarget penjualan 400 unit kendaraan komersial  di Sumatera Selatan pada tahun ...