Jinan (ANTARA) - Kota Rongcheng di Provinsi Shandong, China timur, yang juga merupakan basis produksi sekaligus ekspor utama untuk kendaraan rekreasi (recreational vehicle/RV) di China, mencatat nilai ekspor RV sebesar 1,82 miliar yuan atau sekitar 256 juta dolar AS pada 2023.

Menurut data resmi yang dirilis oleh biro industri dan teknologi informasi Rongcheng, nilai ekspor tersebut menandai peningkatan tahunan (year on year/yoy) sebesar 17,8 persen.

Total nilai output RV di Rongcheng mencapai 1,87 miliar yuan pada 2023, melonjak 14,5 persen (yoy).
 
   Foto yang diabadikan pada 10 Agustus 2023 ini menunjukkan sejumlah kendaraan untuk rekreasi (RV) yang diproduksi Rongcheng Compaks New Energy Automobile Co., Ltd. di Kota Rongcheng, Provinsi Shandong, China. (Xinhua/Li Zhihao)

Pada 2022, Rongcheng mengekspor 17.173 unit RV atau mewakili 57,5 persen dari ekspor agregat RV negeri Tirai Bambu itu. Total output RV di Rongcheng yang berjumlah 17.475 unit, menyumbangkan lebih dari 30 persen dari jumlah keseluruhan di negara tersebut.

Para pembeli utamanya mencakup Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, serta beberapa negara dan kawasan lainnya

Liu Shaoxun, manajer umum Rongcheng Compaks New Energy Automobile Co., Ltd., mengaitkan pertumbuhan ekspor RV di Rongcheng pada 2023 dengan rantai industri yang lengkap dan berpusat pada RV.

Terdapat 10 perusahaan manufaktur RV dengan pendapatan bisnis utama tahunan senilai 20 juta yuan atau lebih di Rongcheng, dan lebih dari 50 perusahaan produsen suku cadang dan komponen untuk RV, menurut biro industri dan teknologi informasi Rongcheng.
 
Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2024