Jakarta (ANTARA) - Wuling Motors (Wuling) sejak beberapa tahun belakangan ini fokus menggarap kendaraan ramah lingkungan, salah satunya dengan menghadirkan Wuling Air ev yang menawarkan kendaraan listrik dengan harga ekonomis untuk konsumen Tanah Air.

Pabrikan berlogo lima berlian itu telah mempercayai kendaraan listriknya untuk diproduksi di Indonesia, tepatnya di pabrik Wuling Motors di Cikarang, Jawa Barat.
Dengan begitu, Wuling menjadi salah satu merek kendaraan listrik di Indonesia yang berhak menerima bantuan subsidi dari pemerintah, yang mulai berlaku pada 1 April nanti.

Tidak hanya lebih ramah kantong, kendaraan itu juga diklaim memiliki kemudahan dalam hal perawatan, pengisian baterai dan juga memiliki desain yang sangat mencolok.

"Inovasi yang kami hadirkan melalui produk dan layanan purna jual merupakan wujud komitmen Wuling untuk selalu memberikan yang terbaik bagi konsumen di Indonesia. Tak hanya itu, kendaraan listrik yang kami hadirkan pun turut mendukung elektrifikasi kendaraan di Tanah Air sebagai bentuk kontribusi Wuling untuk lingkungan yang lebih baik bagi negeri," kata Wakil Direktur Wuling Motors Indonesia Arif Pramadana, dalam keterangan pers, Rabu.

Mobil ramah lingkungan pertama dari Wuling di Indonesia itu memiliki berbagai keunggulan seperti dapat membantu mengurangi emisi karbon dan juga terbebas dari peraturan ganjil genap.

Berbeda dengan mobil konvensional yang banyak memakan biaya dan juga pergantian suku cadang, Wuling Air ev justru mendapatkan hal yang sebaliknya. Konsumen tidak akan direpotkan dengan urusan perawatan yang menelan harga mahal.

Baca juga: Biaya perawatan murah, Wuling Air ev jadi primadona baru

Wuling Air ev dibekali dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang mampu menjangkau jarak tempuh 200 hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Tidak kalah dengan kendaraan dari Wuling lainnya, mobil yang memiliki dimensi panjang 2.974 milimeter, lebar 1.505 milimeter dan tinggi 1.631 milimeter itu juga dibekali dengan berbagai fitur canggih, seperti Wuling Indonesia Command (Wind), sebuah fitur memudahkan pengemudi dalam berkendara dengan cara memberikan perintah ke mobil lewat suara dalam bahasa Indonesia.

Selain itu terdapat juga fitur Internet of Vehicle (IoV) yang memberikan kemudahan kepada konsumen dalam mengontrol kendaraan hanya melalui ponsel dengan bantuan dari Wuling Remote Control App.

Fitur lainnya adalah EPS (electric power steering) sebagai standar sehingga membuat setir mobil mudah dikendalikan. Dengan desain ringkas, setir mobil Wuling Air ev terintegrasi dengan tombol multifungsi yang bisa mengatur sistem audio dan menu.

Untuk memanjakan penggunanya, motor listrik pada Wuling Air ev dalam catatannya menghasilkan torsi maksimum mencapai 110 Nm dengan tenaga 40 HP/30 kW. Keempat bannya berukuran 145/70 dengan velg berdiameter 12 inci.

Pada tipe Longe Range, mobil listrik sudah dilengkapi dengan pengereman tipe cakram untuk bagian roda depan dan belakang. Sementara tipe Standard Range menggunakan pengereman cakram pada bagian depan, sedangkan untuk bagian belakang menggunakan tipe drum.

Untuk harga, Wuling Air ev tipe Standard Range mulai Rp243 juta sedangkan tipe Long Range mulai Rp299,5 juta untuk on-the-road Jakarta.

Baca juga: Jauh lebih ekonomis, segini biaya kepemilikan Wuling Air Ev

Baca juga: Pemerintah diskon 10 persen biaya PPN untuk mobil listrik

Baca juga: Insentif EV di Indonesia bisa suburkan kendaraan hijau

 
Pewarta:
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2023