Jakarta (ANTARA) - Produsen kendaraan bermotor Korea, Kia Corporation, menargetkan bisa menjual total 2,92 juta unit mobil pada tahun ini seiring meningkatnya permintaan dan pemulihan ekonomi dari pandemi global.

Dengan menetapkan target itu, Kia berarti mengharapkan penjualannya tahun ini naik 12,1 persen dibanding 2020.

Perusahaan menargetkan penjualan domestik sebanyak 535.000 unit dan penjualan di luar Korea 2,39 juta unit, kata Kia dalam pernyataan resminya, dikutip Kamis.

Namun demikian, Kia, selain masih mengantisipasi dampak pandemi COVID-19 yang masih ada, juga menyadari kendala kelangkaan pasokan semikonduktor yang belakangan mengganggu industri otomotif.

Baca juga: Kia umumkan harga Niro PHEV dan Hybrid 2021

Dalam hal masalah pasokan chip, Kia mengatakan akan secara fleksibel menyesuaikan rencana produksinya sesuai dengan status pasokan dan mengamankan inventaris komponennya terlebih dahulu sambil mencari suku cadang semikonduktor alternatif untuk meminimalkan dampak.

Pada kuartal pertama 2021, Kia melaporkan pendapatannya naik 13,8 persen secara tahun-ke-tahun menjadi 16,58 triliun won. Meskipun nilai tukar tidak menguntungkan, bauran produk perusahaan yang meningkat dan kinerja yang kuat dari model-model utama seperti SUV Telluride dan Seltos berkontribusi pada pendapatan yang lebih tinggi.

Selama periode Januari hingga Maret, Kia menjual 689.990 unit di seluruh pasar global, meningkat 6,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penjualan di Korea naik 11,4 persen menjadi 130.075 unit, dengan penjualan yang kuat dari model-model baru, termasuk SUV Sorento baru, dan minivan Carnival.

Penjualan di luar Korea juga mengalami peningkatan 5,3 persen menjadi 559.915 unit, dengan pulihnya permintaan di pasar global, bersamaan dengan pertumbuhan yang signifikan di India.

SUV Sonet terjual lebih dari 25.000 unit di India selama tiga bulan pertama tahun ini, berkontribusi pada peningkatan penjualan di India sebesar 38,3 persen tahun-ke-tahun.

Laba operasi kuartal pertama perusahaan naik lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya menjadi 1,08 triliun won, dengan margin laba operasi 6,5 persen. Laba bersih perusahaan juga melonjak menjadi 1,04 triliun won, naik 289,2 persen di periode yang sama.

Performa yang kuat didukung oleh bauran produk global Kia yang disempurnakan serta kesuksesan berkelanjutan dari model RV bermargin tinggi, termasuk SUV Telluride, Seltos, dan Sorento, serta minivan Carnival.

Penjualan model RV Kia menyumbang 59,7 persen dari total volume penjualan, pangsa RV tertinggi yang pernah ada dan peningkatan 6,4 poin persentase dari periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Hyundai siap rilis 21 model kendaraan listrik di China pada 2030

Baca juga: Kia Sonet 7 Seater resmi meluncur dengan harga mulai dari Rp199 juta

Baca juga: Kia unjuk desain mobil listrik EV6

Pewarta: S026
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2021