Jakarta (ANTARA) -

"Penangguhan pabrik di Chennai itu dilakukan sejalan dengan permintaan pemerintah India yang meminta sebagian besar fasilitas manufaktur di 75 wilayah yang terkena dampak wabah COVID-19 untuk menghentikan operasi," kata seorang juru bicara Hyundai.

Lebih lanjut, Hyundai mengatakan akan menunda operasi pabrik yang menghasilkan 650 ribu unit per tahun itu pada akhir bulan ini sejalan dengan pedoman pemerintah setempat.

Sementara itu, Kia Motors Corp, yang dimiliki 34 persen oleh Hyundai, juga diperkirakan akan menghentikan operasi pabrik Anandapur yang menghasilkan 300 ribu unit per tahun itu, dalam waktu cepat atau lambat.

Pekan lalu, Hyundai dan Kia menghentikan sebagian besar pabrik mereka di Amerika Serikat dan Eropa untuk mencegah penyebaran COVID-19 sejalan dengan larangan dan penguncian gerakan yang ketat.

Baca juga: Karyawan terinfeksi corona, Hyundai tangguhkan produksi di Alabama

Baca juga: Corona, ekspor mobil Korea Selatan pada Februari anjlok

Baca juga: Waspada COVID-19, Hyundai akan luncurkan Elantra 2021 tanpa pengunjung

Pewarta: A087
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2020