Jakarta (ANTARA) - PT Eurokars Artha Utama (EAU) sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) untuk Porsche di Indonesia memperkenalkan Porsche 911 generasi ke-8, di Jakarta, Selasa.

Kendaraan yang telah meluncur pada Juli 2019 itu diklaim memiliki berbagai kelebihan dan DNA khas Porsche yang lebih gagah dari generasi sebelumnya.

"Generasi ke-8 dari 911 ini lebih kuat, lebih emosional, lebih irit dari pendahulunya. Selain itu ada juga fitur digital yang lebih luas. Dan yang pasti 911 generasi ke-8 ini masih menjadi mobil sport yang dibekali mesin Porsche," ujar CEO Porsche AG Oliver Blume disela-sela acara peluncuran.

Porsche 911 generasi ke-8 tampil dengan desain lebih luas dan tegas, memiliki lengkungan sayap yang lebih lebar, roda 20 inci untuk bagian depan dan 21 inci di bagian belakang.

Bagian depan dan belakang bodi mobil, masing-masing 45 mm dan 44 mm lebih lebar.

Mobil sport tersebut didukung fitur canggih yang baru pertama hadir di dunia, yaitu mode berkendara "Wet mode" di mana mobil dapat mendeteksi air di jalan ketika melintasi genangan maupun saat hujan.

Tersemat juga fitur peringatan dan rem otomatis untuk mendeteksi risiko tabrakan dengan objek yang berada di depan, hingga pengereman darurat.

Interior Porsche 911 generasi ke-8 dilengkapi dengan layar hiburan berukuran 10,9 inci, lalu di bawahnya terdapat panel kendali berlaras lima tombol dengan tampilan sakelar toggle klasik.

Kursi mobil diposisikan lima milimeter lebih rendah dan memiliki bantalan tipis yang nyaman.

Dengan desain yang serba baru, bobot Porsche 911 generasi ke-8 berkurang hingga 3 kilogram dibanding pendahulunya.

Porsche generasi terbaru tersebut juga sudah dibekali dengan mesin turbo flat-six yang mampu menghasilkan tenaga lebih besar dari sebelumnya 420 PS menjadi 450 PS pada rpm 6.500.

Torsi pun turut meningkat hingga 530 Nm dari rpm 2.300 - 5.000 rpm.

Baca juga: Porsche pertimbangkan baterai dari China

Baca juga: Debut Porsche Taycan dipercepat

 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019