Jakarta (ANTARA) - Pedagang bursa mobil bekas di WTC Mangga Dua menyesalkan rencana pembatasan usia kendaraan roda empat yang beroperasi di Pemprov DKI Jakarta, yakni maksimal berusia 10 tahun.
 
"Kalau saya jelas enggak setuju ya sama rencana itu karena seharusnya bukan usia tahunnya tapi dilihat dari emisi kendaraannya," kata Pedagang Mobil, Nanto saat dijumpai di WTC Mangga Dua, Jakarta, Jumat.
 
Nanto juga mengatakan akibat rencana tersebut, penjualan mobil di bawah tahun 2010 mengalami penurunan.
 
"Kalau dampak dari rencana itu ya yang pasti di penjualan, mobil-mobil di bawah tahun 2010 susah lakunya dan itu sekarang sudah menurun sampai 60 persen," ujarnya.
 
Hal senada juga disampaikan pedagang mobil bernama Awan. Ia menyampaikan bahwa sudah hampir satu bulan sepi pembeli apalagi jika kebijakan itu akan diwujudkan.
 
"Ya sekarang aja sudah sepi pembeli hampir satu bulan nih, gimana kalau rencana kebijakan itu benar-benar direalisasikan," kata Awan.
 
Awan berharap, pemerintah DKI Jakarta mempertimbangkan secara matang kebijakan itu.
 
"Harusnya Pemprov itu mikir dulu, jangan usia kendaraan yang dibatasi tapi lewat uji emisi berkala kendaraan dan juga wujudkan transportasi massal yang bagus sehingga warga mau beralih ke sana," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan intruksi gubernur (ingub) terkait pembatasan usia kendaraan di wilayah ibu kota, dengah harapan bisa direalisasikan pada 2025.
 
Baca juga: Asosiasi pilih cabut subsidi solar angkutan barang, ketimbang dibatasi

Baca juga: Pembatasan akses motor di Jakarta bisa optimalkan program Jak Lingko

Baca juga: Kurangi polusi, pengamat desak Pemprov DKI batasi akses motor

Pewarta: SDP-119
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019